Category Archives for "Conversion"

Des 22

Berbisnis Online? Rugi Besar Kalau Belum Tahu Kitab Sakti Google Ini

By Riki Yohanes | Advertising , Conversion , Life

Salah satu tantangan / issue yang seringkali saya dengar dari para pebisnis yang baru / sedang menggunakan internet untuk kelangsungan bisnisnya adalah mereka meyakini online itu bagus dan akan semakin bagus kedepannya... mereka tahu itu akan tetapi entah kenapa mereka sudah mencoba melakukannya tapi tidak / belum merasakan efek dahsyat seperti yang mereka perkirakan.

Jawaban dari issue diatas sebenarnya adalah multi faktor, artinya ada banyak faktor yang harus kembali diperhatikan ketika ada seseorang yang mencoba mengembangkan bisnisnya melalui internet namun belum berhasil

Nah... di kesempatan ini saya ingin memberikan salah satu jawaban atas issue tersebut, yaitu adalah dikarenakan kita mungkin tidak / belum mengetahui karakteristik dan behaviour dari calon buyer kita (prospek) ketika ingin membeli produk / jasa kita di online.

Berdasarkan pengalaman saya selama 8 tahun berbisnis dengan menggunakan digital marketing, satu hal yang saya amati terus adalah bahwa kebiasaan / behaviour dari pengguna internet ini TIDAK SAMA dengan kebiasaan mereka ketika mengambil keputusan di dunia offline, jadi tidak heran ketika dulu anda sukses berbisnis dengan metode konvensional offline dan anda bawa / pakai cara itu di online kemudian anda tidak merasakan efeknya, bahkan beberapa dari anda bingung melihat banyak orang sukses di online tapi entah kenapa online tidak bekerja untuk bisnis anda.

Saya tidak heran dan saya sepenuhnya mengerti alasan dibalik kebingungan anda karena fenomena ini juga terjadi di klien - klien yang saya handle dan bantu di awal... Anda bisa melihat video komentar salah satu klien saya di menit 04:00 - 04:35 dan 05:35 - 06:05) dimana beliau juga mengalami fenomena yang serupa, dan kemudian pada akhirnya beliau menyadari bahwa online itu BEDA dengan offline (di menit 06:15 - 07:00), dan orang - orang seperti beliau tsb adalah orang yang saya sebut dulunya tidak memiliki MATA DIGITAL, dan sekarang beliau telah memiliki MATA DIGITAL (please watch his entire video, click here!)

​​​​Lalu bagaimana cara anda dan saya mengetahui lebih jelas dan terarah, sebenarnya seperti apa behaviour dari konsumen di dunia online?

Salah satu caranya adalah dengan melihat hasil riset yang diberikan oleh google kepada kita secara gratis (google ​insight report)

Google Insight Report adalah powerfull tools yang diberikan google gratis kepada kita, tapi underused oleh kita yang justru sangat membutuhkanya.

Saya tahu ini mungkin terdengar tidak familiar di telinga anda, tapi ini hal terbaik yang selalu saya lakukan diawal ketika ingin merintis sebuah bisnis dan terbukti sangat efektif membantu saya mengerti ladang dan model bisnisnya sebelum saya terjun langsung.

Mendengar kata - kata "membaca riset" saja sudah terkesan rumit, tapi trust me, untuk dapat menguasai lebih cepat dan menghindari kesalahan strategi marketing, effort dan waktu... membaca riset ini sangat powerful untuk anda dan saya

Dengan membaca riset google tentang behaviour konsumen di online akan memberikan kita insight yang jelas, jadinya ketika kita action, kita langsung kerahkan fokus dan energy kita kepada strategi yang tepat dan terarah. 

Dan perlu Anda ketahui dan sadari bahwa google melakukan riset ini dari semua data yang masuk ke mesin pencarian google, dirangkum dan diberikan kembali kepada kita sebagai digital marketer secara GRATIS dengan tujuan agar kita dapat memaksimalkan strategi marketing online kita, salah satunya adalah dengan menggunakan platform periklanan google.

So it is a Win Win Solution for us and for google... and it totally make sense 🙂

Google The Year in Search: Insights for Brands 2018 report

is a detailed summary of what Indonesians are searching for online, how they are breaking old stereotypes, and what’s capturing their attention. This report is essential reading for all businesses and brands seeking to succeed and grow in the rapidly evolving Indonesian market.

Saya sudah sering melakukan, mempraktekkan dan membuktikannya sendiri sehingga saya confident untuk share kepada anda tentang hal ini, bahkan di postingan ini saya berikan sebuah contoh sederhana yang saya sendiri lakukan sebagai calon buyer ketika akan membeli sebuah mobil.

Kita bandingkan pengalaman saya tsb dengan data - data yang google berikan (silahkan anda amati dan refleksikan ke diri anda apakah anda sendiri juga melakukan hal serupa di jaman now ini)

Contoh Sederhana Yang Saya Alami Sendiri

Beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk mengambil sebuah mobil karena mobil yang lama sudah tidak capable, akan tetapi waktu itu saya masih agak bingung dengan berbagai pilihan mobil yang tersedia karena saat ini mobil - mobil yang tersedia di pasaran semuanya menawarkan berbagai penawaran yang sangat menarik baik dari sisi brand, fitur dan juga harganya

Sehingga hal yang pertama kali saya lakukan adalah saya membuka laptop dan mengetik di google search, keywords seperti:

- "mobil suv terbaik di indonesia" <--- saya ketik ini karena saya sudah tahu bahwa saya inginnya mobil SUV
- "mobil paling laris di indonesia 2018" 
- "indonesian best car of the year"
- "mobil SUV terbaik 2018 indonesia"

Setelah membaca dan melihat berbagai brand - brand mobil yang direkomendasikan, saya menelusurinya lebih lanjut dengan mengetik kata - kata berikut:

- "review toyota fortuner"
- "kelemahan toyota fortuner"
- "toyota fortuner versus pajero sport"
- "mengapa memilih pajero sport"
- dan masih banyak lagi, tergantung apa yang ingin saya ketahui lebih detail

Saya tonton juga 1-5 video review dari beberapa expert di industri tsb terhadap mobil yang saya ingin tahu, dimana expert tsb membedah setiap mobil secara lengkap, mulai dari harga, performa dan kapasitas mesin, irit tidaknya bensin, fitur canggih didalam kabin, dll

82% of the connected car buyers said that they felt more positive towards a car or a manufacturer after watching their online videos

65% of the connected car buyers said that online videos introduced them to a vehicle they previously hadn’t considered

Dan saya sangat terbantu sekali dengan adanya video review tsb di online / youtube, karena hanya dengan melihat video berdurasi 15 menitan tsb, dengan cepat saya dapat langsung mengetahui cukup detail tentang keunggulan dan juga kelemahan setiap mobil yang saya incar dan membuat saya lebih educated dan wise untuk menentukan apakah mobil tsb sesuai dengan kriteria saya atau tidak.

Selain menonton cukup banyak video review mobil, saya juga masuk ke website - website dealer mobil yang memberikan info lengkap tentang mobil tsb, dan juga website resmi brand mobil tsb untuk mencaritahu apakah ada informasi tambahan lain yang dapat saya ketahui lebih jauh.

Beberapa hari kemudian, saat sedang jalan - jalan dan ada waktu luang saya sempatkan untuk buka youtube dan melihat lagi beberapa video tentang mobil incaran saya untuk sekedar memastikan bahwa pilihan saya sudah tepat atau mungkin dalam rangka mencaritahu sebuah informasi yang ingin saya ketahui lebih dalam

Misalkan: ketika saya kepikiran tentang apa saja kerugian kalau saya beli toyota fortuner, maka di sela - sela waktu luang saya bisa saja ketik di google "kelemahan toyota fortuner vrz 2018" dan membaca ulasan yang tersedia di google

Atau... mungkin mengetik "harga toyota fortuner vrz 2016" untuk mengetahui berapa harga jual mobil tsb apabila sudah dipakai 2 tahun, dengan asumsi saya ingin mengetahui apakah harga jualnya drop atau masih cukup bagus

Tentu disini setiap orang memiliki titik berat berbeda ketika ingin memilih sebuah mobil tergantung hal apa yang dianggap penting oleh mereka ketika ing beli mobil, ada yang perhatikan lebih ke modelnya, aa yang ke konsumsi bahan bakarnya karena rencananya dipakai setiap hari untuk operasional, atau ada yang ingin fiturnya lengkap ntuk dinikmati

Bahkan saya bisa sampai ketik "ada atau tidak fitur mirror link di toyota fortuner" dalam rangka saya ingin tahu secara spesifik apakah mbl tsb memiliki fitur tsb, karena untuk saya pribadi fitur - fitur seperti bluetooth dan mirror link sangat bermanfaat untuk saya jadi saya harus pastikan terlebih dahulu, dan setelah saya ketik di google biasanya saya menemukan informasi yang bermanfaat dari situs - situs yang relevan dan tersedia di google

Beberapa bulan kemudian, setelah saya sudah konsumsi banyak informasi dan siap beli maka saya akan caritahu dealer - dealer mana yang dekat dengan lokasi rumah saya, saya ketik di google seperti "dealer toyota di jakarta pusat", atau "promo toyota fortuner 2018 jakarta" atau "dealer toyota terbaik di jakarta"

Kemudian saya catat no telpnya dan alamatnya untuk saya datangi langsung, melihat mobil dan bicara dengan salesnya

Apabila saat saya sedang mengumpulkan informasi, saya menemukan situs yang memberikan info yang sangat bermanfaat untuk saya, maka saya biasanya save situs tsb dan coba kontak situs tsb untuk janji bertemu

Saya lakukan itu karena saya merasa bahwa situs tsb memberikan informasi yang sangat relevan dengan saya dan menjawab semua pertanyaan dibenak saya sehingga tentunya ketika saya bisa membeli mobil dari situs tsb akan sangat baik karena situs tsb tentunya sudah lebih mengerti apa saja pertimbangan saya

Akhir cerita saya kunjungi beberapa dealer tsb, banyak diskusi dengan salesnya dan setelah saya dapatkan info dan penawaran yang cocok maka saya beli di tempat tsb.

Itulah pengalaman saya pribadi saat akan membeli sebuah mobil, dan tulisan didalam kotak kuning diatas adalah hasil riset dari google yang menjelaskan tentang behaviour seseorang ketika akan membeli mobil yang dijelaskan lebih detail didalam laporan google yang berjudul "Google Year in Search: 2018 insights for brands" dimana ternyata google sudah memberikan data yang cukup sesuai dengan behaviour yang saya lakukan sebagai calon buyer

Silahkan anda refleksikan ke diri anda sendiri tindakan - tindakan apa saja yang akan anda lakukan ketika akan membeli sebuah mobil

Sekarang anda bisa bayangkan ketika anda dan saya berada di posisi penjual mobil, hal - hal apa saja yang bisa anda lakukan agar bisa deal dengan calon buyer bukan. (bercermin dari action apa saja yang akan dilakukan oleh calon buyer) dan semua itu sudah dijelaskan google dalam laporannya jadi kita sebagai penjual hanya perlu melakuka digital marketing strategi dengan berkaca dari data google yang gratis tsb sehingga tidak perlu melakukan banyak trial error lagi. Cukup bermanfaat bukan 🙂

Dibawah ini adalah beberapa hasil yang diberikan didalam google report tsb, anda bisa membacanya dan coba bayangkan apakah ketika anda memposisikan diri sebagai calon buyer juga akan melakukan action seperti data - data dibawah ini?

Mobile search is the key gateway to information for Auto Buyers in Indonesia

45% of all searches in the car cateogory are for MPVs (Multi Purpose Vehicles), followed by 17% for SUVs (Sports Utility Vehicle)

1.6x rise in motorcycle category searches, which was driven by scooter matic products

65% of the connected car buyers said that online videos introduced them to a vehicle they previously hadn’t considered

Car buyers are well informed before they visit dealerships. They search for locations, promotions, and prices

78% connected car buyers found a dealer via Search

76% connected car buyers searched for prices and deals before they visited dealers

60% connected car buyers continued car-related searches on their mobile phone while at the dealership

Today, the internet has become an integral part of a large number of Indonesians’ daily lives. They use it to search for products, research topics of interest, purchase products, satisfy their entertainment needs, and acquire new skills through online tutorials. 

The internet is becoming the driving force for many sectors of the country’s economy as digital influences the purchasing journey of a large number of Indonesians.

Apabila anda mendapatkan bahwa google report tsb sesuai dan bermanfaat, maka alangkah baiknya Anda mendownload pdf nya langsung dengan klik tombol dibawah ini dan melihat juga berbagai informasi tambahan tentang consumer behaviour di berbagai bidang seperti beauty, parenthood, teknologi and many more,,, all just available FREE for us to use it 🙂

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan di postingan kali ini.

Akhir kata dari saya sebelum menutup postingan ini adalah...

"I don't do business just for money. When i dedicated to help other business, i want to make sure they are willing to change the mindset and dedication to their business in online because it takes time and energy but i can assure you that it is worth the effort"

"Doing business just for money is just not me. I'm doing business for TOGETHER GROWTH & as a bonus, i get the money they give with proud & sincere. That is the right way we doing business", Thumbs Up?

Nov 24

5 Thanos Fingers Adalah Prinsip Penting Untuk Anda Kuasai Ketika Berbisnis Online! Sudah Tahu ??

By Riki Yohanes | Conversion

5 Thanos Fingers adalah istilah untuk 5 prinsip yang penting diketahui oleh setiap pebisnis terutama ketika Anda berbisnis di online menggunakan strategi digital marketing.

5 Prinsip ini saya pelajari seiring dengan berjalannya waktu dan sampai saat ini saya mempraktekkan setiap prinsip di dalam 5 Thanos Fingers tsb. Apa sajakah 5 hal krusial tsb?

Sebelum saya jabarkan, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu kepada Anda intro nya agar Anda mengetahui jalan cerita nya, dan tidak bingung karena tiba – tiba saya cerita tentang 5 Thanos Fingers ini.

Di dalam dunia digital marketing, sangatlah penting untuk Anda dan saya sebagai marketer online untuk memiliki sebuah platform utama (bisa berupa website, instagram facebook dll) dimana platform tsb kita bangun dengan sesempurna mungkin, untuk kemudian kita beriklan mendatangkan traffic pengunjung ke platform kita tsb.

Beberapa orang di dunia digital marketing menyebut platform ini dengan istilah website atau Landing Page (yaitu: sebuah halaman khusus yang menjelaskan tentang produk / jasa yang kita pasarkan sebagai marketer)

Singkat cerita, Landing Page yang kita bangun ini harus berfungsi untuk mengubah pengunjung yang datang, menjadi customer kita.

Oleh karena itu landing page ini tentu harus berisikan konten yang berkualitas, tidak boleh sembarangan, harus dipikirkan secara seksama sehingga apa yang kita sampaikan didalam platform ini dapat membuat pengunjung kita mengerti, memahami dan akhirnya membeli produk / jasa yang kita pasarkan.

Nah... disinilah peran penting dari 5 Thanos Fingers berada, dimana didalam landing page tsb, kita harus menerapkan 5 Thanos Fingers ini sehingga landing page kita menjadi sungguh powerfull untuk mengubah setiap pengunjung yang datang, menjadi customer.

Dan 5 Thanos Fingers tersebut adalah....
1. Desperate Problem
2. Unique Promise
3. Overwhelming Proof
4. Irrisistible Offer
5. Reason To Act Now

Saya bahas satu – persatu, dimulai dari yang pertama yaitu:

THANOS FINGER NUMBER 1
Desperate Problem

Seseorang mengunjungi website (Landing Page) Anda, biasanya berasal dari iklan yang Anda pasang di online, misal facebook ads / google ads. 

Bisa saja orang mengunjungi landing page Anda secara organik / tidak sengaja menemukan landing page Anda, tapi ketika Anda berbisnis online maka yang saya maksudkan disini adalah pengunjung landing page Anda yang datang karena melihat iklan yang Anda pasang di online secara sengaja dan bukan pengunjung tidak terduga.

Nah... pengunjung yang datang ke landing page ini tentu memiliki sebuah persoalan yang ingin diselesaikannya, sehingga dia tertarik melihat iklan Anda, lalu klik dan masuk ke landing page. Setuju ya 🙂

Agar dia membeli produk / jasa yang Anda pasarkan, tentu Anda sebagai marketer harus bisa mengetahui secara spesifik apa permasalahan yang sedang dia hadapi sehingga dia tertarik untuk melihat produk / jasa Anda?

Disini saya menyebutnya dengan Desperate Problem. Kenapa saya sebut “Desperate”? karena orang yang memiliki permasalahan yang “Desperate” atau sudah sampai putus asa, maka dia cenderung untuk segera menyelesaikan masalah tsb dengan mencari solusi, salah satunya adalah dengan membeli produk / jasa yang Anda pasarkan.

Jadi ketika Anda dapat mengetahui dengan persis apa desperate problem dari target audience Anda, dan sanggup menjelaskannya dengan baik di landing page, maka poin plus yang Anda dapatkan adalah calon customer mendapatkan feel / merasa CONNECT dengan Anda, atau dia merasa bahwa Anda bisa mengerti dan memahami permasalahan yang dia hadapi.

Dengan begitu, apabila di tahapan selanjutnya Anda melakukan promosi dengan tepat dan memberikan solusi dengan cara yang “tepat” maka seharusnya goal Anda dapat tercapai, yaotu calon customer membeli produk / jasa atau menjadi customer. Saya harap Anda mulai bisa menyadari apa yang saya sampaikan ini.

Dalam hal ini, juga berlaku sebuah prinsip marketing yang selalu saya pegang selama ini, yaitu:

“Sell what people want to buy, don’t sell what you want to sell”

Kebanyakan orang menjual produk / jasa yang mereka ingin jual, karena mereka bilang produknya bagus keren hebat jago bla... bla... bla.... dan oleh karena itu mereka bilang produknya pasti akan bermanfaat untuk customer mereka (walaupun customer mungkin tidak butuh, hehe..)

Saya tidak ragu dan tidak menyalahkan produk mereka yang hebat tsb, tapi semuanya akan useless dan percuma ketika produk / jasa tsb TIDAK hadir untuk menyelesaikan desperate problem yang dimiliki oleh calon customer.

Dibawah ini adalah ilustrasi yang suka saya ceritakan kepada teman – teman. Misalkan Anda sedang berada di kutub utara yang dingin banget banget, lalu banyak orang disana yang terlihat sangat kedinginan sekali, sampai ada yang sudah lemas, badannya kaku, gemetaran karena terlalu dingin.

Kemudian Anda buka kedai minuman panas didepan mereka, tidak usah kopi / teh melainkan cukup air putih panas saja.

Menurut Anda, apakah yang akan terjadi ??? sudah jelas, mereka akan langsung menghampiri Anda tanpa perlu Anda berpromosi dan mereka langsung membeli minuman Anda tsb bahkan sampai mengantri panjang hanya untuk dapatkan sebuah air putih biasa yang panas.

Mengapa itu bisa terjadi? Ya, karena kita sama – sama tahu apa Desperate Problem dari orang – orang di kutub utara tadi dengan melihat tanda – tandanya, badan lemas, kaku sampai gemetaran dan kita tahu persis bahwa mereka memiliki masalah yang sangat serius yaitu sangat kedinginan tidak tahan lagi sampai mungkin hampir “dead” (very desperate), lalu Anda sangat mengerti permasalahan mereka dan datang memberikan solusi berupa air minum panas, sudah tentu offer Anda akan langsung dibeli oleh mereka saat itu juga.

Itulah yang terjadi ketika kita sebagai marketer dapat mengerti secara spesifik apa desperate problem yang mereka alami & mendeskripsikannya dengan baik dan tepat.

Untuk Thanos Fingers nomor 2, saya bahas di postingan selanjutnya ya. Oleh karena itu stay tuned untuk dapatkan tips yang pasti bermanfaat untuk diterapkan dalam bisnis Anda apapun bidangnya.

Salam B2523GI

x Logo: Shield
This Site Is Protected By
Shield