All Posts by Riki Yohanes

About the Author

Halo, Saya Riki Yohanes seorang online entreprenuer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan lebih memahami digital marketing dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa meningkatkan omset bisnisnya 3x lipat dengan menerapkan strategi digital marketing yang telah terbukti efektif.

Okt 22

This Is My Dream, Scary Enough For You ???

By Riki Yohanes | Life

Apakah Anda pernah mendengar quote seperti dibawah ini?

"If Your Dreams Dont Scare You They Are Not BIG ENOUGH!"

Quote tsb adalah salah satu prinsip yang selalu saya pegang dan coba untuk terus mempraktekannya dalam hidup ini.

Saya lupa siapa tepatnya orang yang memberitahukan saya tentang quote diatas tapi saat itu mengena sekali ke diri saya.

Dia mengatakan bahwa hidup ini hanya sekali dan setelah kita meninggalkan dunia ini kita tidak membawa apapn juga alias "miskin" juga, jadi optimislah dalam hidup dan punya DREAM yang super high!, jangan takut, jangan kuatir dan kejarlah impian kita.

Kalau DREAM kita itu tidak membuat kita takut, ragu, dan gemetar, maka biasanya dream itu TIDAK CUKUP BESAR untuk kita.

So this is my dream. What is yours?

Okt 22

Anda Berbisnis? Pastikan Anda Tahu Workshop Berkelas Dunia Ini!

By Riki Yohanes | Advertising

Baru saja tiba dari bandara soekarto hatta dan saya langsung sempatkan waktu untuk menulis postingan ini karena terlalu seru untuk dilewatkan πŸ™‚

Jadi tepatnya 3 hari yang lalu dari tanggal postingan ini mulai dibuat, saya berangkat ke surabaya untuk menghadiri sebuah event workshop digital marketing yang diadakan oleh salah satu mentor saya di bidang digital marketing yaitu pak Sukarto.

Perjalanan saya ke surabaya kali ini sangat berkesan karena banyak hal super excited yang terjadi, oleh karena itu saya putuskan untuk sharing di postingan ini.

Workshop Digital Marketing yang saya hadiri kali ini adalah sebuah workshop yang dinamakan:

Digital Sales Funnel

Mungkin beberapa dari Anda bingung dengan arti dari judul tsb, tapi Anda ikuti dl saja ya nanti saya akan jelaskan tentang apa saja isi dari judul workshop diatas.

Workshop ini berlangsung di Hotel Ciputra - Surabaya, pada tanggal 19 - 20 Oktober 2018. 

Yang menarik perhatian dari workshop kali ini adalah karena workshop ini sebenarnya tidak direncanakan untuk ada sebelumnya, akan tetapi banyak permintaan berdatangan dari networknya klien - klien bisnis pak Sukarto selama ini, yang meminta beliau untuk mengajari lebih dalam tentang digital marketing.

Klien - klien bisnis yang selama ini telah berhasil dibimbing / di coaching oleh pak Sukarto, menceritakan tentang reputasi beliau dan success story yang mereka dapatkan setelah dibimbing oleh pak Sukarto, kepada komunitas / inner circle / jaringan bisnis elite mereka sehingga beritanya tersebar semakin luas di kalangan internal pebisnis dan ternyata mendapat respon yang sangat positif dari banyak perusahaan besar yang berada di dalam jaringan bisnis tsb dan meminta pak Sukarto untuk mengajari digital marketing secara lebih komprehensif kepada network bisnis tsb.

Acara dimulai pada jam 9 pagi, dan ketika Workshop baru dimulai, para peserta diminta untuk memperkenalkan diri: siapakah mereka dan apa kategori bisnis yang saat ini mereka jalankan dan saya cukup kaget saat mendengarnya karena network bisnis yang hadir saat itu bukan sembarang profil akan tetapi mereka semua yang hadir adalah owner langsung dari perusahaan - perusahaan besar yang sudah memiliki dan menjalankan bisnis tahunan bahkan puluhan tahun.

Sebagian peserta yang berasal dari industri F&B, dimana mereka masing - masingnya telah memiliki resto dengan 5 - 10 cabang yang tersebar di kota - kota besar di indonesia seperti bali, jakarta, surabaya, bandung, solo dan semarang. Nicee πŸ™‚

Ada juga peserta yang merupakan authorized dealer dari beberapa kaca film mobil dan gedung yang pasti anda kenal kalau saya sebut merknya, ada yang merupakan salah satu produsen batik terbesar di solo, bahkan setelah saya berdiskusi dan ngobrol dengan mereka secara personal... ternyata banyak dari mereka ini memiliki beberapa bisnis sekaligus, tidak hanya 1 bisnis saja, hehe...

Yang uniknya lagi adalah hampir semua peserta - peserta yang datang, misalnya dari perusahaan A, itu tidak hanya ownernya sendiri yang datang tapi ownernya perusahaan A turut serta membawa beberapa orang  / timses hebatnya (marketing, finance, teknikal staff) untuk datang dan sama - sama belajar di event tsb, luar biasa bukan!

Sebuah komitmen dan kepercayaan sangat besar diperlukan disini. Saya pribadi akan berpikir beberapa kali untuk membawa beberapa anggota tim saya untuk belajar workshop bernilai premium ini apabila saya tidak yakin betul akan kredibilitas dari pembicaranya.

Acaranya berlangsung sangat luar biasa selama 2 hari full dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore (bahkan sampai molor2 waktunya karena banyak yang tanya - tanya), membahas tentang sebuah Digital Marketing Proven Framework yang sudah terbukti sangat efektif diterapkan kepada setiap bisnis yang ingin mendapatkan hasil luar biasa melalui sistem marketing di dunia digital.

Di dalam workshop DSF (singkatan dari Digital Sales Funnel) ini, beliau membedah 2 TOPIK terpenting tentang marketing di dunia digital saat ini, yaitu:

1. 13 Immutable Laws of Digital Marketing
, yaitu:
1. Know and Understand Your IDEAL Customer
2. Sell What People WANT TO BUY, NOT What You Want To Sell
3. People Do Business with People They KNOW, LIKE and TRUST
4. People love FREE things
5. People REMEMBER People that Continue GIVE VALUE to Them
6. It's NOT Just About Traffic, BUT Relevant Traffic
7. Find Your HOOK: Discover Your Strength and Uniqueness
8. CONVERSION Rate - Small Number That Make BIG Different
9. SCARCITY and URGENCY Make People Take Action
10. It's NOT about the PRICE, It's Always about VALUE
11. SOCIAL PROOF: It Is Easier and Safer to Follow What Others Do
12. Make People Take SMALL Commitment and PROFIT
13. Irrisistible OFFER: Create Offer that Makes People Can't Refuse


Saya sangat yakin semua ilmu digital marketing diluar sana sebenarnya merujuk kepada 13 hukum diatas baik secara langsung atau tidak langsung, karena 13 poin diatas adalah merupakan sebuah rangkuman dari perjalanan dan pengalaman beliau selama ini di bidang Digital Marketing.

2. 3 Level of Digital Marketing Proven System
, yaitu

Topiknya benar - benar keren banget dan saya sampai melihat banyak sekali peserta yang mukanya itu menunjukkan ekspresi terheran - heran dan matanya sampai terbelalak, dari mulai bingung sampai terkagum - kagum, sampai hampir semua peserta bilang kalau kepala mereka sampai ngebul - ngebul keluar asap karena kagum melihat dan baru menyadari bahwa ternyata selama ini ada sistem keren seperti yang diajarkan di dalam workshop, hehe..

Saya tidak akan bahas detail tentang isi dari workshop ini karena tentu saja tidak mungkin saya ceritakan semuanya di blog ini. Kenapa? ya karena 2 hari full saja juga saya yakin Anda tidak akan sanggup menyerap dan mempraktekkan semua ilmu nya yang super keren ini.

Oleh karena itu setelah workshop DSF berakhir, beliau (pak Sukarto) juga memberikan support system selama 3 bulan kepada setiap peserta berupa akses ke Forum Online dan juga Video Library yang berisikan seluruh materi penting yang dibahas selama workshop 2 hari tersebut + tutorial - tutorial teknis dan rinci yang perlu para peserta lakukan step by step.

Hampir semua peserta mengatakan bahwa apa yang diajarkan selama 2 hari tsb adalah sangat MIND BLOWING dan merupakan sesuatu yang benar - benar baru bagi mereka sehingga kami sadar bahwa mereka perlu diberikan sebuah sistem untuk mensupport mereka dalam hal teknis dan konsep selama 3 bulan kedepan setelah selesai dari workshop.

Pak Sukarto adalah sosok yang sangat detail dan memperhatikan akan pentingnya support kepada setiap peserta karena beliau tahu persis bahwa keberhasilan itu tidak didapat dalam waktu singkat melainkan dari serious action yang dilakukan secara konsisten.

Saya akan coba untuk sharingkan beberapa topik menarik dari workshop tsb di blog RY ini, jadi pastikan Anda selalu cek / kunjungi web ini ya untuk mengetahui lebih detail dan jelas tentang digital marketing karena apa yang saya tulis di blog ini adalah what i believe, do and prove along the way.

Setelah workshop berakhir, ya seperti biasanya saya sll mencoba berbagai jajanan kuliner yang menarik di sekitar surabaya, namun karena waktu yang sangat terbatas dan harus segera balik ke jakarta karena ada urusan lain yg menanti maka saya mencoba jajanan sembari perjalanan saja πŸ™‚ hehe..

Oiya ada 1 hal lg yang berkesan dalam kunjungan saya ke surabaya. Saya datang ke surabaya kali ini dengan 2 orang teman saya dari jakarta dan semarang, dan kami bertiga dipersilahkan untuk menginap selama 2 malam di kediaman pak Sukarto yang saya bilang keren (elit pastinya) dan sangat nyaman untuk dihuni, sampai nyamannya... saya sll terbangun pagi subuh untuk sempatkan jalan - jalan pagi sekitar komplek perumahan beliau menikmati udara dan suasana pagi hari yang sangat nikmat plus mandangin rumah - rumah super megah dan keren di lingkungan tsb πŸ™‚ (cuci mata)

Kemudian saya juga disajikan salad sayur yang sangat lezat sekali oleh istrinya beliau, begitu saya gigit saladnya rasanya beuh... enak pake banget dan bikin saya ketagihan dan menghabiskan 4 porsi salad dalam 2 hari tsb hehe... seriously the taste is really good and always make me want more for breakfast :):)

Dan ternyata istri beliau menjalankan bisnis salad ini dan menerima banyak pesanan untuk wilayah sekitar surabaya. Jujur saya tidak heran sich klo pesanannya sebanyak itu, wong saya baru pertama kali coba aja rasanya udah lengket banget di mulut sampai minta dan bersedia bayar 4 porsi hahaha...

When you go to surabaya, you should order it online with gojek and try it. Saya jamin rasanya enak POLL dan bakalan ketagihan dech hehe... ini penampakannya supaya Anda ngiler πŸ™‚ visit juga ig nya @evenkitchen biar tambah ngileeer :):)

Really nice to visit surabaya this time!

"Indah tidaknya sebuah tempat / kota yang kita kunjungi itu bukan sekedar dilihat dari lokasi / tata kota nya tapi tempat / kota itu menjadi berkesan untuk kita karena pengalaman menarik yang kita alami dan rasakan selama berada di tempat / kota tsb"

Oke, sampai disini dulu postingan saya and hope you enjoy it πŸ™‚ salam B2523GI

"baru kali ini saya lihat ada papan beginian di sebuah perumahan elit di surabaya... ternyata kalau di perumahan elit itu papan informasinya 'BEDA', hahaha..."

Okt 17

Sumber Motivasi Disaat Semua Kondisi Tidak Berpihak Kepadaku, Wajib Tonton!

By Riki Yohanes | Life

Saya percaya dalam proses mencapai kesuksesan dalam hidup, pasti banyak momen – momen dimana anda sedang down dan tidak bersemangat.

Mungkin anda telah melakukan segala hal yang anda mampu, tapi hasilnya tidak sesuai dengan yang anda harapkan.

Mungkin anda berpikir bawah anda telah berusaha sangat keras tapi mengapa tidak mambuahkan hasil yang sesuai? atau anda merasa kehilangan semangat berkarya dan menjalani hari – hari tanpa gairah bekerja sedikitpun!

Saya juga pernah mengalami hal – hal seperti diatas, dan kabar baiknya adalah ketika situasi tidak menguntungkan datang menghampiri kita, anda harus tetap percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia untuk tujuan yang besar dan mulia, oleh karena itu DIA tidak akan memberikan masalah diluar daripada kemampuan anda untuk menyelesaikannya.

Kita harus benar – benar mengerti hukum tersebut sehingga kita tidak selalu mengeluh kepada setiap kondisi diluar kita, dan mengambil tanggung jawab pribadi atas semua yang telah terjadi dalam hidup ini.

Sepanjang saya menjalani digital marketing selama 5 tahun terakhir, saya menemukan 3 video yang sangat inspiratif sekali dimana setelah saya menonton video ini, saya menjadi semakin percaya bahwa apapun yang kita inginkan pasti dapat tercapai selama anda mempunyai tekad yang kuat untuk menjadikannya kenyataan.

Sudah terlalu banyak kisah nyata yang membuat seseorang dengan keterbatasan fisik dan mental, tetapi berhasil meraih kesuksesan luar biasa dalam hidup dan hari ini saya akan berbagi video ini kepada anda.

Catatan: kencangkan volume video dan laptop anda, lalu segera putar setiap video dibawah yah

Setelah menonton video diatas, harapan saya adalah ketika anda sedang dalam persoalan berat, tataplah langit dan berkata β€œSaya Mampu Mewujudkannya Menjadi Kenyataan, TUHAN Tolong Berikan Kemampuan Terbaik Untuk Mencapai Impian Terbesarku” karena ketika anda melakukan sesuatu yang besar untuk tujuan positif, anda tidak bisa salah!

β€œWhen You Don’t Give Up, You CAN NOT FAIL!”

Okt 15

Sosok Seorang Mentor Lokal Berkelas Dunia

By Riki Yohanes | Life

Saya tidak sedang bercanda ketika menulis judul postingan diatas, langsung terlintas kalimat tsb tanpa ragu, dan saya tuliskan sebagai judul postingan ini.

Sebentar lagi Anda akan tahu sebagian alasannya (bukan keseluruhan) kenapa saya tuliskan judul tsb.

Apa yang akan saya sharingkan tentang sosok seorang Mentor ini hanyalah sebagian kecil dari apa yang saya ketahui selama saya bekerjasama dengan beliau.

Melihat kinerja dan performance beliau, saya sangat yakin masih banyak sekali hal yang belum saya ketahui dan untuk itu saya sangat antusias sekali untuk tetap belajar dari seorang Mentor seperti beliau.

Saya sebut diri saya beruntung karena dalam hidup ini dapat bertemu seorang Mentor seperti beliau.

Karena dengan bekerja bersamanya, saya seakan - akan "DITARIK PAKSA" ke level yang lebih tinggi lagi dalam banyak sekali hal.

Seringkali saya merasa bodoh ketika beliau sharing something yang tidak saya ketahui dan setelah saya tahu dan praktekkan ternyata membuat kualitas saya berprogress maju sangat signifikan.

"You Can Not Achieve Level Of Success You Want, Doing The Things You Do Right Now"

Lalu siapakah sosok Mentor yang saya maksudkan tsb?

Nama beliau adalah Sukarto Sudjono dan saya biasa memanggilnya "pak Suk"

Saya ingin perkenalkan tentang sosok beliau secara sekilas saja (karena infonya tertera di internet dan bisa di share ke publik) hehe..

Pak Sukarto adalah seorang Real Digital Marketer yang telah terjun ke dunia internet sangat lama, saya lupa tepatnya juga.. mungkin sekitar tahun 2000 beliau sudah mulai gunakan internet karena beliau sempat sharing bahwa dulu itu masih jaman dimana untuk email saja susah, lama dan mahal pula hehe..

Saya bisa katakan pak Sukarto sangat dikenal di dunia internet marketing karena telah beberapa kali mengeluarkan workshop / pelatihan yang saya katakan sukses besar, karena ribuan alumni telah berhasil mendapatkan ribuan dollar dari workshop / pelatihan  yang beliau adakan.

Beliau juga menerbitkan buku berjudul ""Sukses Belajar Bisnis Internet Dalam 29 Hari" 

Pada waktu itu buku beliau diterbitkan oleh gramedia dan termasuk dalam kategori "Best Seller Book".

Workshop terbaru yang diadakan oleh beliauyang terakhir adalah MilyarderTokoOnline.com, dimana workshop ini fokus mengajarkan kepada Anda yang ingin sukses berbisnis online dengan cara membuka Toko Online / Online Store.

Anda bisa lihat juga langsung di situs pribadinya Sukarto.com atau di situs pelatihan yang beliau dirikan yaitu BelajarBisnisInternet.com (atau sering disebut BBI)

Satu hal yang saya tahu pasti tentang karakter beliau, bahwa semua yang disharingkan oleh pak Sukarto adalah 100% REAL / FAKTA (and i can guarantee that) karena saya sudah kenal beliau sejak tahun 2009 sampai detik ini.

Akan tetapi, bukan reputasi itu yang sebenarnya ingin saya sharingkan disini, karena kalau reputasi seperti itu sudah sangat biasa dan Anda juga bisa lihat banyak sosok internet marketer lainnya yang membuat reputasi - reputasi seperti itu di internet (terlepas dari asli atau palsunya ya, hehe..).

Melainkan apa yang akan saya sharingkan kepada Anda adalah tentang pemikiran apa saja yang saya pelajari dari sosok beliau, dan membuat perbedaan yang sangat signifikan di dalam hidup saya.

Saya kenal pak Suk di tahun 2009 dimana waktu itu saya ikut workshop internet marketing tentang cara mendapatkan dollar dengan menjadi affiliate berjualan produk di amazon.

Workshop tsb berlangsung selama 2 hari, dan selama 2 hari saya perhatikan ada sesuatu yang berbeda dengan pelatihan beliau dibandingkan pelatihan - pelatihan lainnya yang sebelumnya saya ikuti, yaitu CUSTOMER VALUE ORIENTED (berfokus memberikan NILAI kepada customer).

Saya perhatikan sejak awal bahwa beliau ini mengajarkan dengan hati dan bertujuan untuk membuat peserta itu sungguh - sungguh mengerti, dan ketika belum bisa dimengerti oleh peserta, beliau akan cari cara alternatif untuk mendeliver value / message dengan sangat baik sehingga peserta menjadi sangat puas dengan apa yang beliau ajarkan.

Bahkan sampai detik ini, saya melihat memang itu salah satu nilai lebih dari beliau. Seorang yang sangat mengerti bagaimana cara terbaik untuk menyampaikan sebuah pesan kepada orang lain dengan sangat baik.

1. Dengan Cara Yang TEPAT Dalam Menyampaikan Pesan Kepada Seseorang, Maka Kita Dapat Membuat Perbedaan Signifikan Dalam Diri Seseorang.

Sampai hari ini saya masih mengerjakan beberapa hal bersama beliau, dan saya lihat betul bagaimana beliau sangat perhatian dalam cara menyampaikan pesan kepada seseorang sehingga pesan itu tersampaikan dengan sangat baik dan mudah dimengerti, sekalipun isi pesannya sangat rumit (he is very good at this).

Seiring dengan berjalannya waktu saya belajar banyak tentang poin ini, sehingga saat ini saya juga merasakan efeknya dimana beberapa teman sempat bilang kepada saya bahwa ketika saya menyampaikan / menjelaskan sesuatu itu lebih mudah dimengerti oleh orang awam, terutama dalam hal yang rumit (mungkin ini disebabkan efek dari sering mengikuti sang mentor, hehe..)

Contoh: 
Saya pernah bekerjasama dengan beliau untuk membuat sebuah workshop selama 2 hari penuh di hotel, dengan jumlah peserta 40 orang dalam 1 event.

Wah... dari sejak awal saya membuat konten presentasi workshop, membuat alur konten - konten di website, membuat materi promosi workshop, mengatur tempat acara, kelengkapan alat - alat saat acara, hingga cara & sikap presentasi saat hari H, bahkan sampai membuat konten video - video pendukung untuk para peserta setelah selesai dari workshop, semua itu telah dipetakan dengan sangat detail sehingga keseluruhan workshop dari sejak awal sekali sampai terakhir berlangsung sangat LUAR BIASA.

Sejak saat itu, saya melihat kualitas pribadi saya meningkat tajam, karena ibarat petinju itu yang tadinya kurus kerempeng dan kalau dipukul sekali saja langsung tepar di lantai, ini setiap hari dilatih dari pagi sampai malam tanpa kenal lelah untuk membentuk badan berotot dan tahan banting. Bisa Anda bayangkan bagaimana hasilnya bukan?

Saya "dipaksa" untuk melakukan pekerjaan demi pekerjaan yang sudah di breakdown dengan detail, tanpa boleh kenal lelah, secara rutin dengan target goal dan waktu yang sangat jelas dan terukur. 

Saya lengah sedikit saja, langsung keluar jalur dan tidak mengarah ke goal utama, tapi beliau selalu memberikan penjelasan "masuk akal" (karena beliau memang ahli dalam hal tsb) yang membuat saya tersadar, bangun dan kembali "berperang".

Dari awal sampai akhir workshop, saya "ngos - ngos an", tenaga saya terkuras habis, overwhelming dan burnout, namun setelah semuanya berlalu dengan luar biasa dan menarik nafas sejenak,  saya tiba - tiba tersadar bahwa apa yang telah saya lalui itu secara tidak langsung telah meningkatkan kualitas pribadi saya menjadi seorang yang jauh lebih profesional dan accountable dari sebelumnya. 

2. Memiliki Level Produktivitas Yang Tinggi.

Wah poin kedua ini juga sungguh luar biasa dan saya salut beliau bisa mencapai level produktivitas sampai setinggi itu. 

Saya akui saya kalah jauh dalam hal ini bahkan walaupun saya sudah tahu caranya dan sudah diajari tetap saja saya belum bisa mencapai tingkatan produktivitas beliau. (what a very stupid person i am, haha..) akan tetapi... paling tidak saya merasa telah mengalami peningkatan produktivitas cukup jauh diatas rata - rata kebanyakan orang pada umumnya.

Banyak hal yang dapat saya sharingkan, akan tetapi secara keseluruhan topik produktivitas ini berkaitan erat dengan istilah yang saya sebut "Digital Brain" / Otak Digital.

Saya kaget ketika dengar istilah "Digital Brain" dari Mentor saya. Suatu ketika saya bilang kepada pak Suk bahwa kegiatan saya yang terlalu banyaknya membuat saya seringkali lupa untuk lakukan hal - hal yang diperlukan, banyak tugas yang sudah masuk deadline tapi terlambat dikerjakan dan berujung kepada hasil yang tidak memuaskan.

Sudah coba saya ingat - ingat tugas tsb agar tidak terlupa tapi tetap saja lupa dan tidak tahu mengapanya.

Nah... jawabannya waktu itu membuat pikiran saya terbuka. Beliau sama sekali tidak mengalami problem seperti saya , padahal pekerjaan beliau jauh lebih banyak dan rumit dari pekerjaan saya.

Beliau bilang kepada saya bahwa kapasitas otak manusia dalam hal mengingat dan menyerap itu ada batasannya karena itu dilakukan oleh alam sadar, yang setelah saya baca - baca ternyata alam sadar hanya berperan 12% terhadap apa yang kita lakukan, sedangkan sisanya dilakukan oleh alam bawah sadar (CMIIW).

Oleh karena itu beliau bilang bahwa di jaman now, kita sudah sangat beruntung karena banyak tool berteknologi tinggi dan juga tool - tool gratis di internet yang mempermudah kita menyelesaikan masalah saya.

Gunakan teknologi tsb dengan sangat maksimal & kosongkan otak saya sebanyak mungkin untuk hal - hal yang memang tidak perlu dimasukkan ke otak, dan kemudian latih otak saya untuk semakin ahli dalam melakukan fungsi otak yang utama, yaitu Thinking & Mind Setting.

Sadar tidak sadar ya, kita seringkali memasukkan banyak sekali hal yang tidak perlu ke dalam otak kita sampai membuat otak kita menjadi "lumpuh" dan tidak dapat digunakan sesuai dengan fungsi utamanya.

Jadi yang saya maksudkan dengan "Digital Brain" diatas adalah sebuah Smartphone yang selalu kita bawa kemana - mana setiap saat. 

Ketika kita mengetahui dan memanfaatkan secara maksimal fungsi dari smartphone kita, maka saya dapat katakan bahwa smartphone saya adalah digital brain / otak kedua saya.

Untuk contoh - contoh penggunaan digital brain untuk meningkatkan produktivitas, akan saya bahas tersendiri karena banyak sekali aplikasinya di kehidupan kita sehari - hari yang dapat membuat hidup kita jauh lebih praktis dan produktif.

3. Motivasi - Disiplin - Gaya Hidup - Karakter

Banyak orang masih keliru / mungkin kurang paham tentang istilah - istilah diatas dan apa saja perbedaannya.

Pada akhirnya saya mengerti setelah diajari oleh beliau tentang pemahaman dan perbedaan istilah - istilah diatas.

Kebanyakan orang hidup sekarang ini masih sangat mengandalkan "Motivasi" untuk menggerakkannya melakukan aktivitas menuju kesuksesan yang ingin dia raih. 

Awalnya saya tanpa sadar juga seperti itu, bekerja ketika sedang termotivasi tinggi, entah karena mungkin baru baca buku inspirasi, motivasi atau baru kembali dari mengikuti seminar motivasi, akan tetapi tidak lama kemudian entah kenapa kinerja saya jadi kendor dan tidak lagi sebaik kinerja saya sebelumnya.

Sampai suatu ketika, saya tersadarkan bahwa bekerja atas dasar "Motivasi" tidak akan sanggup membawa saya ke level sukses yang saya inginkan.

Lalu saya coba mengganti "Motivasi" tsb dengan "Disiplin". Setiap hari saya berusaha untuk mendisiplinkan diri saya agar tetap "on track" melakukan pekerjaan saya selama seminggu.

Pokoknya mau saya enjoy ataupun tidak enjoy, saya akan paksa / dorong untuk tetap melakukan pekerjaan saya sampai goalnya tercapai. 

Walaupun awalnya terlihat berhasil, namun kalau saya diminta terus melakukan hal seperti itu selama 1 bulan misalkan, saya yakin tenaga saya habis juga dan kinerja saya kembali menurun (hal ini sudah saya buktikan sendiri).

Nah.. ketika sedang meeting dengan pak Suk, saya berdiskusi perihal ini dan beliau kembali mengajarkan saya sebuah pemahaman yang "BARU" di telinga saya.

Beliau katakan betul bahwa "Motivasi" tidak dapat diandalkan untuk jangka panjang, begitu juga dengan "Disiplin" karena "Disiplin" yang saya lakukan adalah bersifat memaksakan,  sehingga pekerjaan yang saya lakukan tidak sesuai dengan emosi saya (ada sifat keterpaksaan disana)

Yang lebih tepat untuk dipraktekkan adalah "Gaya Hidup" dimana ketika, kita menjadikan apa yang kita lakukan itu sebagai sebuah bagian dari gaya hidup / lifestyle kita sehari - hari. Tentunya kita sudah terbiasa untuk melakukannya karena memang itulah kegiatan yang kita lakukan sehari - hari.

Dengan menerapkan "Gaya Hidup", artinya bahwa memang hidup kita sehari - hari bergaya seperti itu. Tidak ada unsur paksaan didalamnya karena sebelum menetapkan gaya hidup tsb, kita sudah benar - benar mengerti dan menyadari apa yang akan kita lakukan dan kita ubah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Dan saya telah buktikan konsep gaya hidup tsb dengan sebuah percobaan sederhana ke diri saya sendiri, yaitu dengan berenang setiap pagi hari.

Saya berpikir aktivitas apa yang saya sukai, yang dapat menunjang kinerja saya sekaligus baik untuk kesehatan saya. Setelah saya pikirkan, saya memutuskan untuk berenang setiap pagi karena memang saya tidak anti dengan berenang walaupun juga tidak sangat suka dengan berenang.

Hasilnya: 3 - 7 hari pertama berenang pagi (jam 6 subuh), saya mengalami banyak sekali tantangan seperti rasa malas yang luar biasa, dan rasa mengantuk yang luar biasa karena saya tidak terbiasa bangun sepagi itu.

Tapi karena saya sudah berkomitmen, maka saya mencari cara secara sadar untuk mengatur gaya hidup saya lebih efektif lagi untuk mendukung agar saya bisa bangun lebih pagi tanpa rasa kantuk dan malas.

Setelah saya ubah beberapa hal secara sadar dan tidak terpaksa, maka setelah berlangsung selama 3 minggu semuanya berjalan dengan sangat mudah dan lancar, tanpa ada sama sekali yang namanya malas dan kantuk.

Bahkan saat ini saya sudah berenang selama 2 bulan berturut - turut tanpa absen seharipun.

Kenapa bisa seperti itu? karena saya sudah mengubah aktivitas renang tsb sebagai bagian dari gaya hidup saya, dan bukan menganggap berenang itu sebagai hobi tambahan saja. (Apakah aktivitas kerja Anda untuk sukses, mungkin hanya sekedar hobi tambahan untuk Anda?)

Di bulan kedua saya berenang, saya sudah mulai terbiasa bangun pagi dan saya modifikasi lagi sedikit gaya hidup saya sehingga saat ini saya otomatis bangun jam 3 subuh setiap harinya, kemudian bekerja sampai jam 05:45 am, lalu berangkat ke hotel untuk berenang setiap jam 06:00 am.

Dan semua itu saya lakukan tanpa ada unsur paksaan sedikitpun (semua berjalan otomatis) karena memang itulah gaya hidup saya saat ini (100% real story)

Nah tingkatan selanjutnya setelah "Gaya Hidup" adalah "Karakter".

Tentu Anda bisa bayangkan sendiri bagaimana ketika "Karakter" seseorang telah terbentuk? Pasti sangat sulit atau bahkan mustahil untuk Anda ubah lagi bukan...

Pertanyaan selanjutnya adalah:
"Apakah saya dan Anda sudah tahu karakter seperti apa yang harus kita bangun dan bentuk di dalam diri kita, untuk menjadi pribadi yang sukses?"

Begitu kita membangun dan menanamkan karakter yang salah ke dalam diri kita, maka bisa dikatakan mau bekerja keras sampai jatuh sakit dan masuk RS setiap bulan pun juga tidak akan membuat kita kaya  / sukses. Just Think What I Just Say.

Dan kebanyakan orang tidak menyadari hal ini, kemudian secara tidak langsung sedang menanamkan karakter yang "jelek" ke dalam dirinya & sampai suatu titik orang tsb bertanya "Kenapa ya saya tidak berhasil mencapai sukses yang saya inginkan padahal saya sudah bekerja sangat keras selama ini?"

Demikianlah 3 pembelajaran penting yang saya dapatkan dari mentor saya, yaitu pak Sukarto Sudjono.

Sebenarnya sangat banyak pembelajaran yang bisa saya sharingkan kepada Anda karena terlalu "stupid"nya saya saat itu, hehe.. Mungkin akan saya lanjutkan di lain kesempatan ya.

Saya menulis postingan ini sebagai bentuk terima kasih saya kepada beliau karena sampai saat ini saya merasa masih banyak hal yang saya lakukan itu, belum sesuai atau memenuhi standar yang seharusnya untuk dapat sukses walaupun beliau sudah seringkali menasehati.

Postingan ini juga saya tuliskan agar dapat menjadi inspirasi untuk teman - teman lainnya yang ingin lebih sukses. Silahkan diambil hikmah positifnya dari postingan ini ya.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya & Salam B2523GI / R1K1.

Okt 12

Jualan Online Semakin Hari Semakin Susah? Itu Karena Loe Gak Ngerti!

By Riki Yohanes | Uncategorized

Saya jadi tertarik menulis topik ini karena kemarin saya baru bertemu dengan salah satu teman lama yang bergerak di bisnis online, atau tepatnya jualan online.

Kami ngobrol cukup lama tentang banyak hal, dan salah satu topik yang menarik untuk saya adalah ketika dia bertanya "bro, loe berasa gak sih klo sekarang jualan online itu makin berat dan tidak semudah 3 - 5 tahun yang lalu?"

Pertanyaan tsb menarik perhatian saya karena dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini saya mendengar cukup banyak berita / kabar yang mirip  - mirip seperti ini.

Inti dari pertanyaannya adalah: sekarang jualan online itu "LAGI" berat... atau ngiklan di fb koq hasilnya tidak seenak dulu... trus sekarang bayar iklannya juga mahal banget... dan klo udah ngiklan dan dapat prospek, itupun juga kemungkinan prospeknya jadi beli itu rendah banget, walaupun sudah di follow up berkali - kali oleh cs kita.

Seperti itu kira - kira komentar atau pengalaman jualan online yang dirasakan saat ini dan karena kebetulan saya juga bergerak di digital marketing, saya juga mendapatkan fenomena tsb di beberapa usaha yang saya jalankan, tapi ada beberapa poin penting yang ingin saya sharingkan disini sehingga kita mengerti betul fenomena apa sebenarnya yang sedang terjadi sekarang dan bagaimana cara efektif yang saya lakukan untuk menghadapi fenomena baru inI!

Market / Pasar Telah Berubah Signifikan

Kita harus MAU dan BISA menyadari bahwa saat ini market di online telah banyak sekali berubah, atau kalau saya boleh katakan market di online sekarang sudah benar - benar tidak sama lagi dengan dengan masa 5 - 7 tahun yang lalu.

Mungkin Anda yang baru berjualan online 1-2 tahun terakhir tidak terlalu merasakan perubahan ini tapi untuk Anda yang sudah berjualan online sejak tahun 2010 - 2012 (sekitar tahun itu), saya yakin Anda dapat melihat pergeseran market ini, dan tentu saja hal ini sangat wajar terjadi.

Kondisi market online di indonesia 5 - 7 tahun yang lalu, tidak berkembang sepesat saat ini.

Dulu (5 - 7 tahun yll) market online di Indonesia ada di dalam tahap baru mulai bertumbuh, sehingga di masa itu masih sedikit sekali kompetitor yang berjualan online, dan market juga baru mulai diperkenalkan tentang adanya dunia online sebagai suatu hal positif yang perlu dipelajari lebih lanjut sehingga banyak sekali orang yang sangat antusias menghadapi fenomena baru ini yang sangat positif (mirip - mirip seperti situasi / perkembangan dunia properti yang sedang melaju pesat - pesatnya di tahun 2014 - 2016 yll)

Dulu belum ada nama - nama marketplace besar yang muncul seheboh seperti saat ini, misalkan saja tokopedia, bukalapak, tiket.com, traveloka, matahari mall, dimana mereka secara besar - besaran beriklan secara massive sampai merambah ke media offline seperti billboard, jalan tol, videotron di depan mall - mall besar, youtube, televisi, bioskop sebelum film dimulai, koran - koran, majalah,  kaca belakang mobil / motor ojek di jalanan dan media konvensional lainnya sehingga efek dari periklanan massive ini yang dilakukan terus menerus mengakibatkan pergeseran yang sangat luar biasa terhadap perilaku / behavior dari masyarakat indonesia.

Perilaku Konsumen Telah Berubah

Nah... inilah hal penting yang ingin saya sampaikan di postingan ini, karena Anda sadari atau tidak, percaya atau tidak... perilaku konsumen saat ini sudah benar - benar berubah!

Dan perubahan konsumen ini berdampak besar sekali terhadap mereka yang berjualan di online terutama kepada mereka yang berbisnis dengan salah dua ciri - ciri ini:

1. Cenderung mengandalkan facebook dan instagram sebagai media utama beriklan di online (karena fb dan ig yang cenderung "digoreng" oleh "pakar" jualan online dari dulu)

2. Berjualan dengan mengandalkan online direct selling, atau artinya langsung jualan produk dengan beriklan online, dan cenderung mengandalkan profit langsung dari hasil jualan langsung tsb untuk menutupi biaya iklan online mereka.

Kalau hal - hal diatas adalah yang Anda lakukan sampai saat ini, maka Anda sebaiknya simak postingan ini sampai selesai :):) karena saya juga sertakan strategi yang telah saya praktekkan dan terbukti efektif untuk menghadapinya.

Saya berikan beberapa contoh sederhana tentang perilaku konsumen yang telah berubah,

Dulu:
Orang lihat iklan produk di fb, kemudian tertarik... klik iklannya dan beli produk yang diiklankan di fb

Sekarang: 
Orang lihat iklan produk di fb, dia klik iklannya, cek harga produknya kemudian tutup halaman iklan tadi dan cari harga pembandingnya di tokopedia dan apabila dia tertarik maka dia beli di tokopedia karena kemungkinan besar harganya lebih murah dan terjamin aman.

Dulu: 
Orang lihat iklan produk di fb, kmd tertarik klik iklannya dan beli produk yang diiklankan di fb

Sekarang: 
Orang lihat iklan produk di fb, klik iklannya dan mungkin tertarik tapi masih perlu diyakinkan kembali... (orang desa yang baru tahu inet) trus mendadak ada wa masuk, telp masuk, sosmed berbunyi, aplikasi lainnya berbunyi, dan langsung lupa iklan produk tadi (orang kantoran) dan akhirnya tidak jadi beli

Dulu:
Orang yang punya masalah, membuka google untuk caritahu solusinya dan ketemu iklan Anda, kmd tertarik dan membeli produk Anda

Sekarang:
Orang punya masalah, buka google untuk caritahu solusinya dan ketemu iklan produk Anda, sebenarnya ingin tapi ragu beli karena kurang yakin dan takut ditipu seperti yll, akhirnya tidak beli produk Anda saat itu juga.

Dunia telah berubah jauuuuh sekali dan perilaku konsumen telah berubah banyaaaak sekali, tapi kabar buruknya adalah  kita sebagai pengiklan tetap belum berubah dalam strategi marketing online yang selama ini kita lakukan, atau kalaupun sudah berubah.. berubahnya itu masih sedikit sekali (minor changes) dibandingkan dengan perubahan market dan perilaku konsumen yang sangat signifikan terjadi di indonesia (major changes) akibat iklan massive oleh berbagai marketplace besar. (silahkan anda renungkan tentang hal ini...)

Sampai disini saya harap anda sudah mulai sadar / aware akan situasi yang sedang terjadi saat ini. Sebenarnya yang saya ceritakan diatas masih sangat sederhana sekali, artinya yang saat ini sedang terjadi adalah sebuah pergeseran perilaku konsumen yang sangat massive dan tergolong sangat cepat. Kalau Anda dan saya tidak sungguh - sungguh mau berubah dan mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi fenomena ini, maka kita harus siap - siap gulung tikar dari berbisnis di online!

Lalu bagaimana sikap kita yang tepat untuk menghadapi HUGE CHANGES ini ?!

Pertama sekali yang ingin saya sampaikan adalah UNINSTALL semua strategi marketing Anda yang pernah berhasil di jaman dahulu, yang masih ada di otak Anda saat ini.

YES! Anda harus UNINSTALL dulu semua strategi jaman dulu yang masih Anda pegang dan yakini sampai saat ini.

Strategi itu mungkin bekerja sangat efektif di jaman nya tapi sudah tidak efektif lagi di jaman sekarang atau yang akan datang.

Kedua:  tentu saja Anda harus BERUBAH dan harus mempelajari strategi marketing online "BARU" yang terbukti EFEKTIF & RELEVAN dengan market dan perilaku konsumen jaman now.

Lalu apa atau bagaimana strategi marketing online "BARU" yang terbukti EFEKTIF & RELEVAN dengan perilaku konsumen jaman digital ini ?!!

JAWABAN --> Klik & baca postingan selanjutnya disini ya, karena kalau dilanjutkan di postingan ini maka akan jadi terlalu panjang sekali πŸ™‚

See you around & salam B2523GI

Okt 01

Dia Yang Mengerti, Dialah Yang Beruntung & Lebih Cepat Sukses

By Riki Yohanes | Life

Selamat Subuh Dari R1KI,

Bangun subuh ini saya mantap ingin menulis postingan tentang 1 topik yang pasti dilakukan oleh setiap orang super sukses di dunia ini.

Topik ini sudah lama ingin saya bicarakan di blog ini, dan akhirnya subuh ini terealisasi.

Dia yang mengerti tentang makna dibalik kata "MENTOR", maka dia lah yang beruntung dan lebih cepat sukses.

So the keyword is:

MENTOR

Agar persepsi kita sama dan searah, terlebih dahulu saya berikan definisi Mentor menurut saya.

MENTOR adalah:
Seorang yang sudah terlebih dahulu sampai di titik sukses yang kita inginkan, dan membagikan pengalaman pribadinya (sukses dan gagalnya), mengajarkan ilmu pengetahuan (skill, knowledge, wisdom, etc), sekaligus memotivasi kita untuk mencapai titik tersebut.

Mungkin diantara Anda ada yang berpikir Mentor itu sama seperti seorang guru, dosen, guru private, teman sukses, om / tante yang seringkali memberikan nasehat, tapi bukan itu yang saya maksudkan di atas.

Ketika Anda memiliki seorang Mentor, itu artinya seperti Anda melihat pribadi sukses Anda sendiri berada di Mentor tsb.

Jadi mungkin bisa saya katakan sosok Mentor yang ideal itu sebenarnya adalah sosok diri Anda di masa depan (ini adalah Mentor ideal menurut saya).

Sehingga dengan banyak belajar dari Mentor, maka logika, cara berpikir, cara bertindaknya Anda akan menjadi sama persis dengannya dalam hal yang Anda inginkan, tanpa perlu mengalami kegagalan yang dialami Mentor Anda tentunya, dan sudah seharusnya  hasil yang Anda peroleh adalah sama dengan Mentor Anda bukan.

Lalu, apakah kita perlu seorang Mentor untuk mencapai titik sukses yang kita inginkan?

Bagi saya pribadi, kita 100% wajib punya Mentor. (Anda boleh setuju atau tidak setuju dengan hal ini)

Mengapa saya dan Anda 100% wajib punya Mentor? 2 alasan utama, yaitu:

Alasan 1: Dunia Semakin "Kacau" (Distraction tinggi, teknologi berubah, kompetisi tinggi)

Kita sama - sama tahu bahwa di jaman now ini sudah banyak hal yang mengalami perubahan, terutama sejak adanya teknologi yang dinamakan internet.

Dengan internet, siapa saja dapat mengakses informasi apa saja dari mana saja dan kapan saja, tanpa batasan waktu dan lokasi.

Fenomena ini saya katakan sebagai keajaiban dunia ke 9 (keajaiban dunia ke 8 adalah "compound interest", apabila anda belum mengetahuinya), karena sudah sangat banyak nasib orang yang berubah sejak hadirnya internet dan sekarang juga kita dapat merasakan gaya hidup masyarakat Indonesia sudah banyak berubah dibandingkan jaman tahun 1990 - 2005 (sebelum internet hadir & berkembang)

Akibatnya adalah saat ini terjadi "overload information" dimana di internet juga bermunculan banyak sekali informasi "sampah" dikarenakan sangat mudahnya seseorang membuat / membagikan informasi.

Kalau kita tidak pintar - pintar dalam memilah dan menyortir informasi, maka kita sendiri yang akan menjadi korban internet yang selalu cari - cari info kemana - mana di internet yang berujung tidak action apapun karena overwhelming information.

Dengan adanya Mentor yang sudah berada jauh diatas kita, maka dia telah mengalami semua itu dan berhasil melewatinya dengan pola berpikir, pola bekerja yang terbukti berhasil.

Teknologi berubah dengan sangat cepat mengakibatkan banyak orang - orang baru yang mau belajar, akan dengan mudah menyalip orang yang malas karena setiap ada  perubahan teknologi pasti akan ada peluang untuk menghasilkan uang disana.

Dengan adanya internet dan perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan tingkat kompetisi di dunia bisnis bergerak semakin tinggi, karena siapapun yang rajin akan dengan mudah mempelajarinya di internet dan menggunakan teknik terbaru untuk "mengalahkan" kompetitornya, dan hal ini sudah terjadi.

Anda tentu tahu berapa banyak toko - toko besar di mall satu per satu tutup buku, disertai dengan kemunculan marketplace - marketplace besar di Indonesia.

Fenomena ini ingin berbicara bahwa: yang pintar dan melek teknologi akan mengalahkan yang bodoh karena malas dan tidak mempelajari teknologi terbaru.

Satu contoh sederhana yang saya alami sendiri di sekitar bulan Mei 2018. 

Suatu pagi jam 11:00 am, saya berjalan kaki dari mall central park ke taman anggrek untuk mendatangi counter smartfren di lantai 4 MTA (Mall Taman Anggrek).

Tiba disana, saya heran karena seluruh bagian belakang di MTA ditutup gipsum, termasuk toko smartfren.

Saya tanya ke security, tokonya pindah kemana dan security bilang tokonya tidak pindah tapi sudah tutup. 

Artinya seluruh toko di bagian belakang MTA (daerahnya dept store matahari dulunya, di seluruh lantai) sudah tutup dan katanya sedang dikerjakan proyek lain, sekilas terdengar akan dijadikan lobby besar di area tsb (saya belum tahu pasti).

Saya cukup kaget mendengar hal itu, tapi saya jauh lebih kaget lagi ketika saya sedang mutar - mutar di dalam MTA mencari security, saya menemukan puluhan toko yang kosong, dan benar - benar tutup (ditutup gipsum & tidak ada vendor yang mengisinya) dan tragisnya toko - toko yang tutup itu berlokasi di area - area prime dalam mall tsb (ada yang dekat lift utama mall).

Saya benar - benar kaget mall sebesar itu dan sangat terkenal saja bisa terkena imbas sangat besar dari kemajuan teknologi internet dan mungkin saja karena telat mengantisipasinya, jadi terlanjur banyak vendor / merchant yang merasa berat menyewa / memperpanjang masa sewa dan akhirnya menutup tokonya.

Lalu bagaimana dengan Anda? sudah gemetar, merinding atau masih keep calm? hehe..

Alasan 2: Percepatan Perbaikan Terhadap "Kebodohan"

Ini alasan yang paling saya sukai. Yang saya maksud "kebodohan" diatas adalah kesalahan - kesalahan saya yang saya lalui sendiri karena saya tidak mengerti caranya dan itu memakan waktu yang cukup lama.

Anda perlu tahu dan sadari bahwa untuk "Naik Kelas" ke level yang jauh berbeda dari level Anda sekarang ini, TIDAK BISA dilakukan dengan "Cara" pikir, "Cara" kerja, metode yang Anda dan saya lakukan saat ini di level sekarang ini.

Banyak orang yang salah memaknai hal ini, mereka bilang ingin sukses, sudah kerja keras, tekun, rajin bangun pagi, disiplin tapi faktanya masih banyak orang yang telah melakukan hal - hal tsb  tapi tetap tidak menghasilkan sesuai yang diharapkan dan pada akhirnya frustasi sendiri.

Bagi saya pribadi, jelas sekali bahwa untuk mencapai level baru yang kita inginkan, TIDAK MUNGKIN BISA dilakukan dengan "Cara" yang kita lakukan di level sekarang.

Anda tidak mungkin dapat ribuan ikan dalam sekali tangkap dengan menggunakan alat pancing yang Anda pakai selama ini. 

Anda harus ganti alatnya dengan menggunakan kapal besar dan menebar jaring besar seluas - luasnya di lautan yang banyak ikannya. Make Sense?

Pernah dengar definisi "GILA / INSANITY"?
"Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results."

Nah selama ini saya anggap diri saya "bodoh" karena saya ingin belajar semuanya sendiri, makan asam garam semuanya sendiri. 

Bukannya tidak bisa sukses, tapi ketika saya makan asam garam semua sendiri dan akhirnya mungkin sukses juga, masalahnya saya mungkin sudah berusia 70 tahun saat saya sukses dan saya pun tidak bisa menikmati semuanya lagi pada saat itu.

Jadi kalau Anda sadari lebih dalam, maka kita sebenarnya sedang berpacu dengan waktu / lama kita hidup di dunia ini, dimana average nya adalah selama 80 tahun dan 20 tahun dari 80 tahun tsb sudah hampir dipastikan tidak dapat kita kontrol karena selama 20 thn tsb kita sedang dalam masa pertumbuhan yang dikontrol oleh orangtua kita.

Artinya waktu yang dapat kita kontrol bukan 80 tahun tapi sekitar 60 tahun saja.

Oleh karena itu kita harus benar - benar tahu "Cara" paling efektif, cepat, dan bijak untuk mencapai level sukses kita. Apakah hal ini pernah terlintas di pikiran Anda? Better YES.

Nah.. dengan adanya Mentor, Dia telah melewati semuanya itu dan telah sampai ke titik sukses yang kita inginkan. 

Oleh karena itu, sangat masuk akal ketika kita mendapatkan arahan dari Mentor, kita akan jauh lebih cepat sampai (accelerated) dengan belajar dari pengalaman sang mentor.

Itulah 2 ALASAN UTAMA mengapa Anda dan saya butuh seorang Mentor.

Pada postingan selanjutnya saya akan berikan contoh konkrit yang terjadi pada diri saya.

Apa yang saya lakukan untuk menemukan Mentor saya, siapakah Mentor saya dan hasil apa yang saya alami sendiri setelah bertemu dan belajar dari Mentor saya.

Saya coba jelaskan dengan lebih rinci sehingga Anda dapat bayangan apa saja efek - efek yang dihasilkan dari belajar dengan Mentor yang tepat dan hasil - hasil signifikan seperti apa yang telah saya peroleh (not always about money, but surely you will get much money from this learning).

So many things i can share to you about this, because i'm too stupid before i meet my Mentor πŸ™‚ 

So better for you to stay watching on my website, coz what i'm gonna share to you is something that might really open your eyes & see the real world of success πŸ˜‰ 

Sampai jumpa dan semoga postingan ini bermanfaat untuk Anda.

Salam B 2523 GI / R 1 K I

Update:
Anda dapat baca postingan lanjutannya dengan klik disini. Terima kasih

Sep 21

Teguran Keras Saya Kepada Pebisnis B2B Yang Masuk Ke Online

By Riki Yohanes | Uncategorized

Biasanya topik ini jadi bahan diskusi ketika saya bertemu dengan teman - teman baru dan membicarakan seputar bisnis kami masing - masing, dan ketika mereka mengetahui bahwa bisnis saya adalah di bidang digital marketing / online, mayoritas dari mereka manjadi sangat antusias dan bertanya - tanya lebih jauh tentang online.

Nah... yang membuat saya jadi menulis postingan ini, karena ada kejadian sederhana sekitar seminggu yang lalu dimana saya "terpaksa" harus menemui seorang tamu yang menyewa salah satu apartemen saya melalui AirBnB, dan pagi itu tamu tsb harus checkout subuh sekitar jam 6 pagi.

Biasanya asistant saya yang selalu bertemu dengan tamu Airbnb yang akan menginap untuk serah terima kunci saat check in dan check out, tapi saat itu asistant saya kebetulan sedang cuti ke bandung bersama keluarganya, dan karena waktunya pagi- pagi sekali maka saya yang datang untuk mengambil kuncinya (karena lokasi tinggal saya cukup dekat, i wake up at 4am everyday, dan skalian manasin moge yang "jablai")

Setelah bertemu dan cek ulang kondisi apartemen (hal rutin yg sll dilakukan ke setiap tamu menginap), sembari menunggu grab online maka saya menemani beliau sebentar dengan duduk dan berbincang - bincang di lobby

Melalui percakapan tsb, beliau cerita bahwa beliau adalah salah satu supplier alat elektrikal untuk industri dan gedung perkantoran, dimana saya tahu itu adalah salah satu usaha yang berskala besar karena nilai produknya berkisar ratusan juta & saya cukup kagum dengan beliau yang usianya juga masih relatif muda.

Ketika saya ditanya tentang usaha saya, dan saya sebutkan di bidang digital marketing, sontak beliau menjadi tertarik dan ingin mengetahui lebih jauh tentang online.

Beliau banyak tanya - tanya tentang hal - hal yang cukup awam baginya dan tentu saja bisa saya maklumi karena saya juga pernah berada di posisi tsb bbrp tahun yll... sampai obrola kita mengarah ke sebuah pertanyaan yang menjadi topik bahasan postingan saya kali ini, yaitu:

"pak, apakah bisnis pak Riki memakai website? dan sebetulnya perlu tidak ya membuat sebuah website? saya sudah minta orang bikinkan website, tapi sejauh ini saya tidak melihat ada manfaatnya ya"

Mendapat pertanyaan seperti itu, membuat saya jadi ingin sharing disini karena menurut saya ini penting sekali bagi setiap pebisnis yang masuk di online, terutama dalam kasus ini saya bercerita kepada seorang pebisnis B2B, dan ini bukan kali pertama saya mendapatkan pertanyaan seperti ini.

So... apakah penting memiliki website? klo iya, seberapa pentingkah ?!

Jawaban realistis dari saya adalah "TERLALU PENTING!" tapi jawaban itu hanya berlaku ketika kita tahu TUJUAN AKHIR kita membuat website.

Catatan Penting:
Klo Anda membuat website di online, kemudian cara Anda berjualannya tetap pakai salesman datang ketok pintu toko2 atau di mall2 atau di kantor2, atau ikut pameran bagi - bagi brosur di offline, maka saya bisa katakan percuma saja Anda bikin tools (website) di online tapi cara jualannya pakai cara offline (salesman, dll). Wrong.

Itu sama seperti ungkapan "emak - emak naik motor, sein nya ke kiri, beloknya ke kanan" alias gak berhubungan, dan kalau kena tabrak, malah dia yang ngomel, alias klo gak cuan, malah ngeluh / komplain.

Jujur saja kebanyakan orang itu tidak tahu TUJUAN dari membuat website. Kebanyakan orang itu hanya ikut - ikutan trend yang sepertinya sekarang lagi hype ya jadinya ikut - ikutan aja dech, dengan pemikiran nantinya klo punya website, banyak orang bisa lebih kenal dengan bisnis saya, dll dll...

Kalau Anda ngakunya pebisnis tapi Anda berpikirnya seperti itu maka saya memberanikan diri mengatakan kalau Anda itu "STUPID"

Masih ingatkah Anda bagaimana awal mulainya Anda membangun bisnis Anda sekarang ini?? (ini kalau Anda memang yang bangun bisnisnya dari nol yah)

Tidak mungkin kan Anda cuma karena mau ikut - ikutan trend dan dengar - dengar bisnis ini lagi bagus lalu terjun langsung.  BIG NO NO! Anda pasti riset dulu bagaimana marketnya, action plan nya, karakter customernya, goalnya dll

Sama seperti di online, sebelum Anda bikin website Anda harus tahu dulu kerangka berpikirnya, tidak bisa hanya karena lagi trending tentang online, kmd Anda bikin website juga. That is wrong mindset brader πŸ™‚

Agar lebih mudah menjawab pertanyaan diatas, saya langsung berikan contoh konkrit yang saya lakukan sehari - hari di salah satu bisnis saya, sehingga Anda tau bahwa saya bukan sedang bicara bullsh*t.

Salah satu usaha saya adalah di bidang industri helm motor, dimana saya mengerjakan project helm custom untuk perusahaan. Jadi misalkan ada perusahaan dengan produk merk "BAB" ingin membuat helm dengan logo, corak, warna khas BAB maka kami dapat melakukannya dengan minimum 200 pcs helm dalam sekali transaksi.

Nah... permasalahan utamanya adalah yang menjadi klien saya adalah perusahaan - perusahaan yang skalanya sudah middle up, kenapa? karena sekali pesan harus 200 pcs helm dan tentu saja tidak mudah untuk meyakinkan sebuah perusahaan untuk menjadi klien saya bukan.

Logika sederhananya adalah sebuah perusahaan skala middle up, tentu sudah sangat berpengalaman dalam mencari vendor - vendor yang kredibel sehingga mereka sangat tahu bagaimana cara riset dan mendapatkan vendor yang benar - benar qualified untuk mereka jadikan klien.

Jadi strategi apa yang saya lakukan? 
1. Bikin website
2. Wajib beriklan online

2 simple action, tapi penjelasannya lah yang akan membuat Anda mengerti intisarinya πŸ™‚ dan dalam case ini, saya hanya akan bahas poin no 1 ya πŸ™‚

Oke, jadi konsepnya adalah saya membuat sebuah website, dimana didalam website tsb saya menjelaskan tentang bisnis saya secara detail, lengkap dan rapi.

Disinilah letak kunci utamanya, yaitu:

Meyakinkan (Convincing)

Sebelum saya jelaskan apa saja detail yang harus dimasukkan ke dalam website, maka saya jelaskan dulu tujuan utama dari dibuatnya website ini, yaitu:

Untuk membuat calon klien saya yang awal mulanya tidak kenal saya, setelah melihat dan mempelajari website saya menjadi lebih yakin dan lebih percaya dengan usaha saya.

Bahkan ketika saya menerima telp dari calon - calon klien saya yang telah melihat website tsb, lebih dari 50% mereka itu berbicara dengan saya di telp dengan nada bicara seperti teman akrab yang telah kenal lama dan terkesan percaya bahwa bisnis saya pasti legit dan dapat dipercaya!

"People Do Business with People They KNOW, LIKE and TRUST"

Mungkin Anda mendadak mikir "ah masa sich?! koq bisa - bisanya orang yang belum kenal bisa jadi teman akrab? pak Riki lagi ngebullsh*t nih!"

hehehe... banyak orang yg belum mengerti konsepnya akan berpikir seperti itu (i can deal with it). 

Tapi faktanya adalah "bahkan seringkali terjadi transaksi DP 50% dari perusahaan di luar kota dengan jumlah pemesanan ribuan helm, TANPA TATAP MUKA dengan saya". Tambah tidak masuk akal lagi bukan.

Kalau Anda benar - benar penasaran gimana caranya, baca postingan ini sampai selesai karena saya akan bongkar rahasianya di postingan ini kepada Anda FOR FREE (or you may contact my fb and treat me a nice coffee) 

1 hal yang perlu Anda sadari dan ketahui adalah:
Setiap calon klien yang baru pertama kali mengetahui Anda, TIDAK MUNGKIN percaya 100% kepada Anda!

Anda boleh bilang Anda itu orang jujur, baik hati, pemurah, ramah, dermawan, sosial bla.. bla... bla... but when people meet you for the first time, they don't know you yet. And in the business... meet a really new prospect is more likely meet new "criminal". Artinya biasanya orang akan lebih aware / curiga untuk memastikan Anda itu orang baik / malah penipu.

Yang ingin saya tegaskan disini adalah setiap orang yang ingin Do Business dengan orang lain pasti perlu mendapatkan rasa yakin atau trust 70 - 90% dulu baru kemudian mereka mau deal dengan Anda. That is how business works.

Mengapa begitu? karena dunia mengajarkan kita seperti itu, hehe...

So... misalkan kita ukur tingkat kepercayaan seseorang itu dari skala 0 - 100% dimana 0% artinya sama sekali blm ada rasa percaya kepada Anda (inilah orang2 yang baru tau web Anda pertama kali), dan 100% adalah artinya mereka sudah sangat percaya kepada Anda, maka tugas Anda adalah membuat website sedemikan rupa sehingga ketika calon klien mencari dan menemukan website Anda untuk bekerjasama dengan Anda, maka website tsb bertugas untuk meningkatkan rasa percaya mereka kepada Anda, meningkat dari 0% menjadi 50 - 60%.

Artinya setelah mereka baca - baca isi website Anda, mereka sudah setengah percaya kepada Anda, padahal mereka belum berkomunikasi dengan Anda secara langsung. 

Kenapa hal tsb penting? karena apabila mereka sudah bisa percaya 50 - 60% kepada Anda SEBELUM bertemu Anda, maka Anda sudah berhasil meningkatkan peluang deal / closing Anda dengan mereka jauh lebih tinggi daripada kompetitor lain.

Anda perlu ketahui bahwa pada dasarnya setiap manusia itu cenderung tidak akan mengambil keputusan pada saat pertama kali tahu, dan butuh beberapa kali momen bertemu untuk memastikan bahwa keputusan yang akan diambil itu sudah tepat, apalagi klo kita bicara nilai transaksi yang besar maka butuh beberapa kesempatan untuk membuat seseorang akhirnya yakin dan percaya.

Kenapa kita bisa yakin dan percaya sekali dengan saudara kandung kita? pastinya karena kita sudah banyak sekali momen dengan dia sehingga kita sudah percaya dan tau  perilakunya. It is the same in business.

Nah... setelah tingkat kepercayaan mereka meningkat jadi 50 - 60% di website dan tentunya relate dengan isi website Anda, secara otomatis mereka akan cari cara untuk berkomunikasi dengan Anda, biasanya menelpon Anda via no telp di web.

Pada saat mereka telp ini biasanya responnya mereka sudah agak berbeda dibandingkan dengan orang yang baru pertama kali tau Anda, tergantung bagaimana hebatnya Anda membuat website tsb.

Yang saya alami adalah, calon klien yang telpan dengan saya biasanya nadanya sudah lebih santai dan lunak karena secara tidak langsung mereka sudah "kenal" dan percaya dengan saya melalui kesempatan mereka bertemu saya di website saya tadi sebelum telp saya. 

Apa yang terjadi selanjutnya? saya menawarkan diri untuk mengunjungi kantor mereka dan memberikan presentasi lengkap tentang produk yang saya miliki + membawa sampel2 produk lengkap sesuai kriteria yang mereka sebutkan di telp (di telp sy sudah gali lebih dalam tentang kebutuhan mereka secara lebih spesifik)

Saya tidak akan kunjungi kantor mereka tanpa ada angin hujan, dan tiba2 ketok pintu ingin ketemu dengan manager marketing mereka. That will be stupid for me to do this in digital era.

Yang terjadi berdasarkan pengalaman saya adalah ketika saya datang berpresentasi, maka mayoritas klien yang sudah melalui proses tadi, akan deal / jadi bekerjasama dengan saya dan saya tidak heran karena memang seharusnya seperti itu πŸ™‚

Dalam kasus ini, saya hanya perlu datang 1x saja untuk bisa langsung deal, tidak perlu 2-3x yang mungkin biasanya dilakukan orang yang mau deal.

Kenapa bisa hanya datang 1x dan deal? karena saya sudah warming up calon klien saya di website and they do it for free with their willing to read my web content and finnaly they trust by it self.

Bayangkan kalau Anda tidak menggunakan website tadi sebagai sarana untuk menjelaskan kepada mereka dan meningkatkan trust mereka... apakah mungkin Anda ketemu mereka 1x dan lgsg deal? kmgknannya ada tapi saya bilang kecil sekali. Mengapa? ya karena pada dasarnya manusia tidak bisa lgsg ambil keputusan untuk deal pada pertemuan pertama. & mereka pun juga tidak mungkin bisa menyerap semua informasi Anda dalam 30 menit meeting saja + mereka juga belum ada rasa trust kepada Anda. Dan yang terjadi biasanya Anda akan lebih banyak "memohon" atau "menuruti" permintaan dari klien.

Begging

Nah... dengan adanya website, maka website Anda memiliki tugas untuk mewakili Anda "bertemu" mereka di online dan meningkatkan trust mereka dari 0% menjadi 50%. 

Kemudian tugas selanjutnya diserahkan kepada Anda via telp (15%) dan sisanya ketika Anda datang tatap muka ke kantor mereka (25%).

Melalui rangkaian tsb diatas, kita bisa simpulkan bahwa trust mereka sudah berkisar 80% sehingga mereka akan deal dengan Anda pada saat Anda datang pertama kali bertemu meeting dengan mereka.

Jadi, bagaimana cara keren Anda meningkatkan rasa trust terhadap calon klien Anda:
- Website: 50%
- Telp: 15%
- Meeting ke kantor klien: 25%

Begitulah cara yang saya lakukan untuk model bisnis b2b saya di online. Jadi saya menggunakan tool untuk leveraging my effort, yaitu dengan website saya.

Jadi... klo kita balik lg ke pertanyaan diatas, maka jawabannya adalah...... (anda isi sendiri)

Sekarang pasti pertanyaannya begini "pak, klo begitu apa saja yang harus saya lakukan di website saya sehingga calon klien saya dapat trus ke saya sampai 50% hanya dengan melihat website saya dan blm tatap muka dengan saya?"

Pertanyaan ini akan saya bahas di postingan selanjutnya ya, jadi stay tune in this website. Semoga postingan ini bermanfaat untuk teman - teman. Salam B2523GI πŸ™‚

Sep 21

Pertanyaan Sangat Sederhana Tapi Maknanya Sangatlah Dalam

By Riki Yohanes | Uncategorized

Pertanyaan "sederhana"yang juga seringkali ditanyakan dan saya juga bingung jawabnya adalah "Saya lebih baik berjualan onlinenya dimana yang lebih menguntungkan? di toped? bukalapak? facebook? atau ngiklan di google?"

Saya sering lho dengar pertanyaan seperti ini, dan saya jadi bingung karena pertanyaan Anda itu (kalau memang ini pertanyaannya Anda ya) simpel banget tapi untuk bisa kasih jawaban yang dapat Anda mengerti itu saya harus bikin makalah berisikan 25 halaman untuk And, barulah Anda paham, hehe...

Tapi di postingan ini saya coba jawab dengan cara yang lebih sederhana. Mungkin tidak bisa perfect tapi paling tidak Anda bisa dapat gambaran lebih jelas.

Anda perlu ketahui bahwa setiap platform itu pasti memiliki tipe audience yang berbeda - beda, dan cara Anda berjualan di setiap platform pun juga pasti beda - beda tekniknya.

Saya ambil contoh sederhana saja, yaitu tipe audience yang ada di facebook dengan tipe audience yang memakai google itu saja, sudah pasti beda sekali dari sisi cara mereka memakainya.

Facebook adalah platform sosial media dimana orang - orang menggunakan facebook itu tujuannya adalah untuk bersosialisasi, berkenalan dengan teman - teman baru dan lamanya, reunian, melihat dan mendengar kabar - kabar terbaru dll

Itulah alasan mendasar dibuatnya facebook, adalah untuk berkumpul dan berkenalan mengetahui kabar dari teman - temannya sehingga orang - orang di facebook tidak memiliki tujuan yang kuat untuk jualan atau membeli sesuatu di facebook.

Lain halnya dengan google, dimana google sejak pertama kali berdirinya dikenal sebagai mesin pencarian, sehingga biasanya orang datang ke google dikarenakan ingin mencaritahu "sesuatu".

Nah... "sesuatu" itu juga ada banyak macamnya tergantung dari kata kunci apa yang diketik oleh seseorang ketika menggunakan google.

Contohnya ketika seseorang mengetik kata "toyota landcrusier" berarti kemungkinan orang tsb sedang mencari atau ingin membeli mobil toyota landcruiser.

Atau ketika seseorang mengetik "cara melangsingkan tubuh dengan cepat" artinya kemungkinan dia ingin mencari solusi produk / apapun yang dapat menurunkan berat badannya dengan cepat.

Jadi habit atau kebiasaan orang - orang yang memakai google itu biasanya sedang ingin mencari sesuatu baik itu solusi atas masalah atau barang yang ingin dia beli ataupun bisa jadi hanya informasi yang ingin dia ketahui, balik lagi tergantung kata - kata kunci apa yang diketiknya.

Dari sini saja kita bisa ambil kesimpulan sangat sementara, adalah ketika kita ingin jualan barang, misalkan seperti iphone x, maka paling mudah dan logis adalah kita beriklan saja di google dengan menargetkan kata kunci "iphone x" bukan... sehingga kalau ada orang yang ketik  kata - kata "iphone x" di google maka iklan kita akan muncul dan kalau org tsb klik iklan kita, dia akan masuk ke website kita dan kmgkn besar akan membeli iphone x yang kita jual di website kita.

Nah... barusan diatas hanyalah salah satu contoh sangat - sangat sederhana untuk menjelaskan Anda bahwa setiap platform memiliki jenis audience yang berbeda - beda sehingga kita sebagai penjual WAJIB / harus benar - benar mengetahui karakter dari setiap platform yang ingin kita masuki untuk berjualan.

Semoga postingan ini bermanfaat untuk Anda yang membutuhkannya πŸ™‚ karena kalau Anda ingin mendapatkan jawaban 100% jelas atas pertanyaan Anda diatas, maka saya harus bikinkan makalah 25 lembar untuk Anda atau melakukan kursus intensif kepada Anda selama 1 bulan agar Anda jadi paham hal ini saja, hehe...

Sampai jumpa di postingan selanjutnya & salam B2523GI :):)

Sep 21

Pertanyaan Yang Sangat Menggelitik Saya Ketika Mendengarnya

By Riki Yohanes | Uncategorized

Beberapa malam yang lalu, pas mau pulang dari kantor saya mendadak membuka group WA dan ternyata malam itu ada event tentang digital marketing yang terletak tidak jauh dari lokasi kantor saya sehingga saya putuskan untuk mampir karena sudah cukup lama tidak datang ke event2 sepert ini, hehe.. maklum sibuk cari duit :D:D:D

Eventnya berlangsung menarik karena mendatangkan beberapa pakar di bidang digital marketing dan saya juga jadi mendapatkan beberapa insight yang useful untuk saya implementasikan di bisnis.

Menurut saya sebenarnya bagus juga kalau kita bisa sempatkan datang ke event2 seperti ini, walau mungkin sudah tau ilmunya tapi di event2 seperti ini biasanya kita bisa mendapatkan manfaat dari sharing pengalamannya teman - teman yang lain.

Nah... yang bikin saya jadi menulis postingan ini adalah ketika masuk ke sesi tanya jawab antara peserta dengan pakar di depan panggung.

Awalnya saya tidak terlalu concern dan sudah mengetahui arah pertanyaan yang dimaksud, tapi pembahasannya ternyata jadi panjang seputar 1 topik ini, sampai membuat saya teringat bahwa pertanyaan - pertanyaan seperti ini cukup banyak ditanyakan ketika saya sedang kumpul dengan teman - teman yang bukan berasal dari background digital marketing.

Klo bisa saya rangkumkan, pertanyaannya kurang lebih seperti ini: 

"pak, menurut bapak berapa budget yang harus saya keluarin untuk beriklan di online ya?"

Inti dari pertanyaan - pertanyaannya kurang lebih seperti pertanyaan diatas. Mendengar banyak orang yang bertanya tentang hal tsb, saya jujur saja ya (mohon maaf sebelumnya) dalam hati itu tertawa agak geli mendengar jenis pertanyaan seperti itu, hehe... walaupun jujur yah saya bisa sangat memahami dan memaklumi kenapa muncul pertanyaan seperti itu... karena dari jenis pertanyaanya, saya bisa tau persis dimana level orang tsb saat ini dalam tingkat pemahamannya seputar dunia digital marketing.

Nah... karena saya banyak mendengar pertanyaan seperti ini dan pasti kedepannya akan semakin banyak orang yang bertanya seperti ini (karena dunia online terus berkembang dengan sangat pesat), maka saya tergugah untuk memberikan sedikit penjelasan kepada Anda πŸ™‚ sehingga kalau ada teman Anda yang tanya tentang hal ini, mgkn Anda boleh memberikan postingan ini untuk mereka baca juga.

Saya ingin menjawabnya dengan menceritakan sedikit banyak tentang perjalanan saya karena saya juga pernah mengalami dan bertanya seperti Anda pada tahun 2010 yll

Pada tahun 2010, saya mulai berjualan produk fisik (helm motor) di online. Saya dibantu oleh seseorang untuk buka toko offline waktu itu dan saya tertarik untuk memasarkannya di online.

Saya putuskan beriklan di fb waktu itu dan mulai dengan mengeluarkan biaya Rp. 15.000,- per hari. Iklan saya jalankan selama 3 hari dan mulai ada orang - orang di fb yang bertanya ttg produk yang saya jual dan tertarik untuk membelinya.

Singkat cerita waktu itu saya keluarkan Rp.15.000 x 3 hari = Rp. 45.000,-, dan saya bisa menjual sekitar 10 helm, sehingga saya profit, karena profit 1 helm nya sekitar Rp. 50.000,-.

Nah... dari cerita di tahun 2010 tsb, saya bisa jawab pertanyaan Anda dengan katakan bahwa Anda cukup keluarkan biaya beriklan Rp. 15.000 - 20.000,- perhari di FB. Tidak salah bukan? :):)

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, FB mengalami banyak sekali perubahan dan perkembangan yang sangat pesat dari tahun 2010 sampai hari ini... dan juga Anda pasti tahu bahwa saat ini (2018) apabila dibandingkan dengan tahun 2010, jumlah pemain / pebisnis online / kompetitor juga meningkat sangat tajam dalam 8 tahun terakhir ini.

Faktor - faktor tsb berubah dengan cepat sehingga kalau saya hari ini beriklan dengan budget Rp. 15.000 - 20.000 perhari, then surely I GET NOTHING & JUST BURNING MY MONEY !! 

Ditambah lagi faktor - faktor lain yang sangat mempengaruhi jawaban dari pertanyaan Anda, seperti:

- Niche / bidang apa yang Anda geluti?
- Berapa margin profit 1 produk Anda?
- Banyak atau sedikit kompetitor yang menjual produk spt Anda?
- Dimana Anda akan beriklan di online?
- Bentuk iklan yang Anda pasang seperti apa?
- bla.. bla... bla...

Setiap jawaban diatas tentu sangat mempengaruhi jawaban atas pertanyaan Anda bukan πŸ™‚

Agar lebih jelas, saya coba berikan contoh lagi yang dulu juga saya lakukan, yaitu menyewa area di mall untuk berjualan sepatu pria.

Waktu itu saya membayar biaya sewa sebesar 10 juta untuk area stand sebesar 4 x 4 meter di mall untuk berjualan sepatu pria selama seminggu (hari selasa sampai selasa depannya)

Dan harga 10 juta hanya untuk 7 hari di tahun 2009 waktu itu terbilang harga yang sangat tinggi dan banyak teman - teman saya bilang "mahal banget" pada waktu itu

Singkat cerita setelah eventnya selesai, kami berhasil mendapatkan profit yang sangat besar sampai dapat menutupi biaya sewa stand lagi kedepannya dan itupun masih ada profit lumayan.

Nah... pertanyaan saya kepada Anda adalah: kalau Anda mengeluarkan biaya 10 juta untuk berjualan di mall (pada kasus ini), dan kemudian Anda menghasilkan profit 3x dari biaya sewa yang Anda keluarkan, maka:

- Biaya 10 juta itu Anda bilang mahal atau murah?
- Apakah Anda akan adakan pameran itu lagi di bulan berikutnya?

Jawabannya sudah sangat jelas, yaitu MURAH & PASTI. Mengapa murah? Ya jelas saja murah karena profitnya 3x dari biaya sewanya dan pasti Anda akan adakan lagi karena Anda sudah punya pengalaman positif dari pemeran yang pertama. Jadi Rp. 10.000.000 is too cheap bro!

Dari 2 fakta yang saya ceritakan diatas, saya harap Anda mendapatkan gambaran yang lebih clear / jelas tentang jawaban dari pertanyaan - pertanyaan diatas.

Jadi di dalam dunia bisnis itu sebenarnya tidak ada yang namanya MAHAL atau MURAH. Semuanya itu relatif.

Kalau Anda katakan biaya 10 juta itu MAHAL, itu berarti kmgkn besar Anda tidak memperoleh profit setelah Anda keluarkan biaya 10 juta tsb untuk beriklan / promosi, atau kemungkinan lainnya adalah mental Anda belum terbiasa untuk bermain di angka 10 jutaan sehingga Anda menilainya MAHAL.

Penjelasan saya diatas sebenarnya masih sangat superficial / cetek sekali karena sama sekali belum menyentuh tentang dunia onlinenya. Yang saya jelaskan diatas hanya MINDSET biasa yang seharusnya sudah Anda miliki ketika ingin terjun berbisnis.

Di postingan berikutnya saya akan menjelaskan lebih detail apa - apa saja yang harus Anda perhatikan bahkan sebelum Anda mengeluarkan biaya beriklan.

Tidak perlu bicara tentang nominal nya berapa dulu, tapi Anda WAJIB sadar dan pahami dulu seperti apa cara kerjanya dan apa saja yang harus disiapkan, baru kemudian Anda mulai berbicara angka biayanya.

Percuma juga kalau hari ini Anda punya uang 100 juta dan mau beriklan 100 juta, kalau Anda tidak tahu persis apa yang akan Anda lakukan, maka jawabannya pasti RUGI LEMAS atau BONCOS klo bahasa gaulnya, hehe..

Simpelnya, Anda dikasih ferrari pun hari ini belum tentu bisa sampai bandung (dari jakarta) dalam 2 jam kalau Anda tidak........ (isi sendiri jawabannya) hehe...

Dari 2 fakta yang saya ceritakan diatas, saya harap Anda mendapatkan gambaran yang lebih clear / jelas tentang jawaban dari pertanyaan - pertanyaan diatas.

Jadi di dalam dunia bisnis itu sebenarnya tidak ada yang namanya MAHAL atau MURAH. Semuanya itu relatif.

Kalau Anda katakan biaya 10 juta itu MAHAL, itu berarti kmgkn besar Anda tidak memperoleh profit setelah Anda keluarkan biaya 10 juta tsb untuk beriklan / promosi, atau kemungkinan lainnya adalah mental Anda belum terbiasa untuk bermain di angka 10 jutaan sehingga Anda menilainya MAHAL.

Penjelasan saya diatas sebenarnya masih sangat superficial / cetek sekali karena sama sekali belum menyentuh tentang dunia onlinenya. Yang saya jelaskan diatas hanya MINDSET biasa yang seharusnya sudah Anda miliki ketika ingin terjun berbisnis.

Di postingan berikutnya saya akan menjelaskan lebih detail apa - apa saja yang harus Anda perhatikan bahkan sebelum Anda mengeluarkan biaya beriklan.

Tidak perlu bicara tentang nominal nya berapa dulu, tapi Anda WAJIB sadar dan pahami dulu seperti apa cara kerjanya dan apa saja yang harus disiapkan, baru kemudian Anda mulai berbicara angka biayanya.

Percuma juga kalau hari ini Anda punya uang 100 juta dan mau beriklan 100 juta, kalau Anda tidak tahu persis apa yang akan Anda lakukan, maka jawabannya pasti RUGI LEMAS atau BONCOS klo bahasa gaulnya, hehe..

Simpelnya, Anda dikasih ferrari pun hari ini belum tentu bisa sampai bandung (dari jakarta) dalam 2 jam kalau Anda tidak........ (isi sendiri jawabannya) hehe...

Oiya sebelum tutup postingan ini, akhirnya setelah event kumpul2 resminya selesai, kita lanjutkan kumpul2 tidak resminya di cafe sedekatnya yang masih open dan sy posting saja disini sebagai kenang - kenangan. Thanks all

Semoga postingan ini bermanfaat ya untuk teman - teman semua πŸ™‚ Salam B2523GI :):)

Agu 08

Sharing Webinar Google Ads Yang Sangat Bermanfaat

By Riki Yohanes | Adwords

Semalam saya baru saja ikut satu event online atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Webinar, yang diadakan oleh salah satu agency digital bernama Doxa Digital.

Webinar ini bertemakan google ads, happy advertiser dimana membahas berbagai hal tentang platform beriklan terbesar saat ini yaitu google ads.

2 Orang narasumber yang diundang oleh Doxa Digital tadi malam adalah:
- Aveline: Google Ads Top Contributor
- Michael: Google Support Team Manager, sekaligus Google Ads Top Contributor

Di postingan ini saya mencoba sharing beberapa poin yang saya dapat dari event semalam dan semoga dapat bermanfaat untuk teman - teman yang beriklan dengan menggunakan google ads.

- Team support google yang standby di facebook messanger dan akan membalas pesan Anda dalam hitungan beberapa jam kedepan:

http://facebook.com/idgoogleads

- Apabila Anda sudah seting dan pasang iklan, tapi status iklan anda masih "under review" / "masih dalam peninjauan" selama lebih dari 1 hari, maka Anda dapat coba mempercepatnya dengan bertanya ke google melalui link berikut ini:

https://g.co/bantuaniklan

- Status Pembayaran Akun bermasalah. Misalkan saja Anda sudah topup saldo ke akun google ads, tapi tulisan di dashboard belum uptodate atau masih nol rupiah, maka Anda bisa adukan melalui link ini:

http://g.co/selidikipembayaran

Notes: google tidak update real time perihal payment status ini ya di dashboard, jadi Anda perlu bersabar beberapa hari untuk update di dashboard Anda

- Ketika Anda ingin bertanya apapun ke team support google, maka Anda dapat sll gunakan link berikut ini:

https://support.google.com/google-ads/gethelp

_ Ketika akun Anda ditangguhkan / suspended dengan berbagai alasan, maka Anda bisa berusaha untuk naik banding / appeal dengan menggunakan link berikut ini:

​https://g.co/bantuanakun

​Last but not least, Anda sll dapat berkunjung dan bertanya atau berdiskusi apapun tentang google ads di forum resmi google untuk advertiser yang dinamakan komunitas pengiklan google di link ini:

https://id.advertisercommunity.com/

Demikian beberapa informasi yang saya rasakan bermanfaat untuk saya pribadi dan juga teman - teman untuk memperlancar kegiatan beriklan kita dengan menggunakan google ads. Terima kasih

x Logo: Shield
This Site Is Protected By
Shield