All Posts by Riki Yohanes

About the Author

Halo, Saya Riki Yohanes seorang online entreprenuer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan lebih memahami digital marketing dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa meningkatkan omset bisnisnya 3x lipat dengan menerapkan strategi digital marketing yang telah terbukti efektif.

Jan 12

Video Komentar Jujur & Apa Adanya Dari Klien Untuk Riki

By Riki Yohanes | Life

Hai, selamat subuh jam 04:35 yah ๐Ÿ™‚

Pagi ini saya ingin sharingkan something yang unik kepada Anda.

Beberapa dari Anda mungkin tahu bahwa selain berbisnis online, saya juga dipercaya oleh beberapa klien yang ingin mengembangkan bisnisnya dengan digital marketing

Nah... biasanya setiap hari senin, klien beserta tim marketingnya berkumpul dengan saya untuk meeting mingguan.

Meeting berjalan cukup lancar walaupun sebenarnya performa saya kurang dalam kondisi fit karena dari malam sebelumnya saya belum tidur semalaman, hehe.. (tapi kliennya gak tau, hehe..)

Saya telah bekerja bersama klien ini sekitar 1,5 tahun sampai hari ini.

Setelah selesai meeting, saya mendadak saja terpikir untuk minta klien berkomentar tentang pengalamannya selama ini sejak awal bekerja bersama saya sampai hari ini (selama 1,5 tahun ini, saya tidak pernah terpikir untuk minta hal ini).

Pas saya ajukan, beliau langsung bilang "boleh saja Rik, tapi 1 syaratnya ya. Terserah saya mau bicara seperti apa."

Hahaha... quite interesting! Saya bilang OK, let see how it works ๐Ÿ™‚

Singkat cerita saya rekam beliau secara langsung dalam video berdurasi 12 menit. 

Trust me, this comment come from his heart and 100% original without any recipe ๐Ÿ™‚

Summary:
- 03:50: Beliau ngaku kalau dia gaptek, instagram dianggap sebagai jenis makanan, hehe...
- 04:04 - 04:35: Beliau tidak percaya bisnisnya bisa pakai cara digital marketing
- 05:20: Sejak awal saya tahu bahwa masalahnya pasti ada di mindset beliau
- 05:35: Punya website paling bagus & keren, tidak berarti sukses memanfaatkan digital marketing untuk bisnis. (No Correlation)
- 06:40 - 07:10: 100% True. Ini konsekuensi logis berhadapan dengan orang yang sudah sukses membangun bisnis dengan caranya sendiri dijamannya.
- 07:57: "akhirnya kita punya CARA....". CARA = Online Automated Sales Machine.
- 08:24: Nah... ini dia "WOW PERTAMA" nya. 
- 08:47-09:10: Ini saya udah berasa seperti jadi ownernya, hahaha...
- 09:40 - 10:25: ini dia "WOW KEDUA" nya
- 10:36-11:00: "Kapan lagi gue ada kesempatan untuk kasih nasehat ke senior - senior dan didengerin, haha..."

1 hal penting yang selalu terbesit di dalam benak saya (mungkin karena saya sering mendapat keluhan seperti ini) adalah perkataan seperti yang beliau katakan di menit ke 05:36.

Yaitu beliau berkata "saya dari tahun 2006 sudah bikin website yang desainnya paling bagus, juga sudah ikut masuk online seperti masuk di weddingku.com tapi ternyata tidak ada hasilnya tuh"

Tentang statement diatas, saya hanya ingin sampaikan kepada Anda bahwa kebanyakan orang entah kenapa selalu saja memiliki pemikiran yang "cukup sempit" yang sebenarnya sangat merugikan dirinya sendiri tanpa dia sadari.

Kenapa saya katakan "cukup sempit"?

Karena banyak orang itu berpikirnya kalau dia sudah pernah mencoba strategi X misalkan, dengan orang si "A" dan ternyata tidak berjalan mulus... entah kenapa mendadak dia langsung membuat 1 kesimpulan mutlak bahwa strategi X tidak efektif, bahkan dia tidak peduli kalau mungkin saja sebenarnya strategi X tsb tidak berhasil karena faktor orang si "A" yang mungkin kurang mahir / kurang kredibel baik dalam pemikirannya yang tidak menyeluruh dan juga dalam tingkat kemampuan / kapasitasnya.

Apa yang terjadi ketika dia melakukan hal tsb? iya betul, maka hampir dipastikan dia tidak bisa berkembang dan sebenarnya kita harus kasihan dengan orang seperti itu karena dia tanpa sadar sedang menutup pintu rejekinya sendiri hanya karena tidak tahu prinsip ini.

Saya bersyukur karena pak Vincent terbuka dengan pemikiran ini sehingga walaupun dulu beliau pernah coba online dan tidak berhasil pada saat itu, tapi karena beliau "open"... maka hari ini beliau bisa melihat something yang much bigger about online marketing, dan beliau bicara sendiri di video tsb pada menit ke 06:30. Semoga Anda terbuka tentang hal ini ya ๐Ÿ™‚

"Digital Marketing is not only about having a good looking website / ig  and then promote on fb or instagram. Digital marketing is much much bigger than you can probably imagine"

---> I doing this stuff from 2010, every single day, not less than 10 hours a day... so perhaps i may say that i know it  quite well & i m willing to share the truth with you

Supaya enak dan jelas, lebih mantap kalau Anda tonton videonya dan dengarkan dari awal ceritanya. Ceritanya seru seperti lagu hits, tapi lagu ini durasinya 12 menit, hehe... (if you watch it, you will get something usefull)

Beliau adalah sosok orang yang terbilang sangat sukses, karena telah berhasil mengembangkan bisnis fashionnya di jakarta dan semarang, selain itu beliau juga memiiki bisnis developer properti di semarang.

Untuk orang sekelas beliau, memang tidak mudah untuk memberikan arahan dan masukkan, apalagi klo pas berdebat positif di meeting, yang namanya "usia", "reputasi" dan "duit" dibawa - bawa kedalam diskusi, pasti saya mental jauh kemana - mana, hehe..

Akhir kata yang bisa saya sampaikan adalah... video tsb direkam tanpa ada briefing dan saya jamin 100% beliau berkomentar berdasarkan pengalamannya selama 1,5 tahun terakhir ini.

Jadi ketika diluar sana ada orang - orang yang ngakunya hebat dan keren, ingin mengajarkan cara sukses berbisnis online dengan metode yang WOW, maka sebaiknya Anda........(isi sendiri yah sesuai hati nurani Anda)

"If you are the person who build business from nothing in to something, so you should understand that business need time, effort, energy and process to make it happen & it will not happen overnight. I can guarantee you" - Vincent Lee

I agree with this man above. How about you?


Oiya 1 hal lagi yang ingin saya sampaikan kepada Anda

Setelah selesai merekam video ini, mendadak pak Vincent bilang seperti ini kepada saya...

"Rik, kalau nanti ada orang yang setelah nonton video saya dan mau tanya - tanya langsung sama saya, lu kasih saja nomor telp saya ya. It is oke, yang penting orangnya serius"

Des 22

Saya Memilih Siapa Yang Akan Menjadi Klien Saya. Ini Sebab Pentingnya!

By Riki Yohanes | Life

Ketika Anda baca judulnya, mungkin anda memiliki kesan kalau saya itu sombong sekali ya hehe... mendapatkan klien itu bukannya bersyukur, bisa dapat klien saja di jaman susah begini sudah bagus tapi koq masih harus dipilih - pilih, hehe...

Topik ini terus terang menarik untuk dibahas, sehingga saya putuskan untuk menulisnya di postingan ini.

Seperti yang pernah saya singgung beberapa waktu lalu, bahwa saat ini selain menjalani usaha online saya pribadi, saya juga membantu beberapa klien saya untuk mengembangkan  / memperbesar bisnis mereka melalui strategi digital marketing.

Saat saya menulis postingan ini, usia kerjasama saya dengan semua klien saya sudah lebih dari 1 tahun dan mendekati 2 tahun, dan saya bersyukur karena saya bisa memilih dan mendapatkan klien yang percaya dengan bimbingan / sharing saya.

Ketika sedang kumpul - kumpul teman / keluarga, seringkali pertanyaan seperti ini muncul "kenapa kalau saya sudah punya bisnis sendiri dan berjalan baik, koq masih tetap mau handling project dari klien??"

Ada 3 Alasan UTAMA kenapa saya "senang" bekerjasama dengan klien, yaitu:

1. Saya adalah tipe pribadi yang senang untuk berbagi, dengan cara mengajarkan apa yang saya ketahui kepada orang lain karena saya percaya dan telah banyak melihat bahwa orang - orang yang sangat sukses dalam hidupnya itu tidak lepas dari sikap untuk saling berbagi kepada sesama, apapun bentuknya.

2. Ada kebanggaan tersendiri untuk saya ketika melihat seseorang berhasil karena apa yang saya sharingkan / bantu. (walaupun tentu saja tidak 100% berhasil oleh karena bimbingan saya... karena sukses dalam berbisnis itu banyak sekali faktor yang mempengaruhinya)

3. Ilmu Digital Marketing itu sangat luas sekali penerapannya, sehingga setiap model bisnis membutuhkan strategi Digital Marketing yang sangat unik / berbeda - beda, disesuaikan dengan Kapasitas, Model, dan Nilai - Nilai yang dimiliki oleh setiap bisnis tsb.

Oleh sebab itu, tangan saya jadi "gatal" ketika melihat ada model - model bisnis yang memiliki potensi yang sangat besar saat bisnis tersebut masuk ke ranah digital, hehe...

Nah.... alasan Ke 3 inilah yang membuat mengapa saya "memilih - milih" siapa yang menjadi klien saya dalam berbisnis.

Saya tidak akan begitu saja menerima semua klien yang mau menggunakan jasa saya sekalipun bayarannya menggiurkan, karena selain waktu saya yang sangat terbatas menjalani bisnis sendiri... saya melihat masih sangat banyak klien yang tidak / belum mengerti tentang esensi dari Digital Marketing untuk sebuah bisnis.

Fenomena yang sekarang sedang terjadi adalah banyak pebisnis sudah mulai mengerti / paham bahwa Digital Marketing itu perlu dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pemasaran dari sebuah bisnis, tidak seperti 5 tahun yang lalu dimana banyak orang masih pesimis atau bahkan tidak mengerti akan pentingnya Digital Marketing.

Akan tetapi saya melihat ada satu kesamaan yang dimiliki oleh para pebisnis saat ini, yaitu mereka sering menganggap "REMEH" tentang sebuah konsep dan praktek dari Digital Marketing (saya pun dulu juga bersikap demikian)

Apa maksudnya menganggap "REMEH" konsep dan praktek dari Digital Marketing?


Yang sering terjadi adalah para pebisnis merasa bahwa online / Digital Marketing itu adalah konsep yang cukup sederhana dan mudah sehingga mereka merasa bisa berjalan dan eksekusi sendiri.

Biasanya yang mereka ketahui adalah mereka harus beriklan di online untuk mendapatkan banyak eksposur, sama hal nya seperti media offline koran billboard dll..

Apakah Anda juga beranggapan demikian? kalau IYA maka HATI - HATI dengan persepsi seperti itu, karena anda bisa rugi ratusan juta / milyaran klo anda percaya konsep tadi dan gelontorkan dana besar - besaran untuk beriklan, atau kalau saat ini dana anda terbatas dan tetap berpikir harus beriklan di online maka biasanya yang terjadi adalah biaya iklan anda HABIS tanpa menghasilkan omset seperti yang anda harapkan.

Step selanjutnya yang biasa terjadi adalah mereka menyewa agency digital untuk mengiklankan produk / jasa yang mereka miliki, di internet.

Mereka mencari agency digital yang memiliki rate harga yang paling murah dan terjangkau karena mereka pikir ini hanya jasa beriklan saja (belum paham dunia digital marketing secara penuh) dan kemudian mereka sepakat bekerjasama dengan sebuah agency digital.

Singkat cerita, iklan baru berjalan beberapa bulan, mereka tidak mendapatkan hasil yang signifikan, dan memutuskan untuk stop beriklan karena beranggapan bahwa agency digitalnya yang tidak ahli / tidak becus dalam beriklan.

Apakah anda seperti itu? kalau IYA, maka sebaiknya anda baca postingan ini sampai selesai ๐Ÿ™‚

Kemudian mereka mencari agency digital lain yang TETAP HARUS murah dan terjangkau, lalu sepakat bekerjasama dan setelah iklan berjalan bbrp bulan, hasil yang samapun terulang kembali, sampai beberapa kali kejadian spt itu sampai tiba di suatu titik mereka akan merasakan salah 1 dari 2 hal tsb (setelah keluar uang banyak):

1. Digital marketing itu cuman HOAX belaka, "saya sudah beriklan di online tapi hasilnya TIDAK ADA"

Jadi mereka menganggap diri mereka sudah benar dan yang salah adalah agency digital atau bahkan dunia digitalnya

2. Mereka tetap yakin bahwa Digital Marketing itu works, tapi sepertinya ada sesuatu yang tidak tepat / keliru tentang pengertian dan pemahaman mereka terhadap dunia digital ini, tapi mereka tetap belum tahu dimanakah yang keliru tsb?

Mengapa saya bisa mengetahui dan menceritakan kisah diatas? karena kejadian seperti diatas banyak terjadi di sekitar saya, bahkan terjadi juga di lingkungan keluarga besar saya.

Ketika bertemu di dalam sebuah family event, beberapa saudara jauh saya bercerita tentang apa yang saya sharingkan kepada Anda diatas, begitupun juga di lingkungan teman - teman bisnis saya mengalami kejadian yang serupa  ๐Ÿ™‚

Dan alasan diatas itulah sebab mengapa saya memilih - milih siapa klien saya ๐Ÿ™‚

Saya bukan orang yang akan langsung setuju ketika anda atau para pemilik bisnis ingin menggunakan jasa saya.

Akan tetapi, saya akan mengamati 2 HAL PENTING terlebih dahulu:

1. Mindset orang tsb
Sebagai pemilik bisnis, penting sekali untuk memiliki cara pandang yang tepat sebelum eksekusi, dan saya yakin pemilik bisnis sejati sungguh mengerti hal tsb.

Itulah sebabnya saya dapat bekerjasama panjang dengan klien saya saat ini... karena mereka tahu, paham dan telah memiliki mindset yang benar dalam berbisnis.

2. Kapasitas & Model Bisnis orang tsb
Saya tidak pernah mau dibilang sebagai agency digital karena saya bukan pihak yang dikontrak untuk melakukan apa yang klien ingin lakukan.

Justru saya tahu persis bahwa klien menyewa agency digital itu tujuannya tentu untuk mengembangkan bisnis klien tsb.

Dan karena saya juga memiliki bisnis sendiri berbasis online, saya paham bahwa untuk berhasil mengembangkan bisnis berbasis Digital Marketing itu TIDAK sesederhana menyewa agency untuk beriklan.

Kalau anda ingin bekerjasama dengan saya, saya harus melakukan interview dengan anda terlebih dahulu, dimana saya akan banyak sekali bertanya tentang model bisnis anda seperti apa, berapa banyak SDM yang anda miliki dan seberapa besar kapasitas bisnis anda saat ini, serta berapa modal promosi yang siap anda investasikan di digital.

Kenapa saya bertanya hal - hal diatas? karena saya TIDAK INGIN membuang uang anda dengan percuma!

Sebagai seorang praktisi digital marketing, saya berkewajiban untuk membimbing klien saya SESUAI dengan kapasitas bisnis klien tsb.

Contoh - contoh kasus nyata yang saya temui di klien saya dan cara menyikapinya:

- Apakah model bisnis tsb perlu menyewa seorang graphic designer sebagai karyawan tetap di perusahaan? atau cukup freelance saja?

Kalau klien menyewa graphic designer sebagai karyawan tetap, maka fixed cost perusahaan akan bertambah, jadi harus dipastikan apakah model bisnis klien ini memang wajib memiliki graphic designer ataukah cukup dimulai dari freelance dulu?

- Apakah diantara karyawan karyawan yang sudah ada dan selama ini bekerja di perusahaan tsb, ada yang bisa ditambahkan jobdesknya untuk bekerja juga di bidang online marketing, ketimbang klien harus mempekerjakan 1 orang baru lagi khusus untuk divisi  online yang sebenarnya akan menjadi beban tersendiri apabila harus dikeluarkan diawal.

Mungkin akan lebih baik ketika awalnya kita memanfaatkan sumber daya yang ada, dan budget yang ada dialokasikan lebh kepada biaya beriklan untuk mendapatkan eksposur lebih (every business has their own consideration to choose)

Itu hanyalah salah satu contoh kecil & sederhana dari banyak sekali hal seputar Digital Marketing, yang perlu diperhatikan ketika saya kerjasama membantu klien. (kita sama sekali belum menyentuh pembicaraan mengenai strategi marketing di digitalnya)

"We Should Start Small, Utilize Existing Resources, Measure It All The Time And Grow With Stability In Everything We Do"

Begitulah seharusnya kita memperlakukan klien sesama kita yang ingin berkembang.

Akan konyol bagi saya kalau saya terima uang besar setiap bulan untuk beriklan karena klien sudah percaya dengan saya, padahal saya tahu dalam hati saya bahwa dengan beriklan seperti ini tidak dapat mendapatkan hasil yang diharapkan.

Jadi saya hanya akan memilih bekerjasama dengan klien yang sudah memiliki mindset yang TEPAT tentang digital marketing, klien yang sudah mengalami poin ke 2 diatas, dan BUKAN klien yang "sok" tahu, cenderung anggap REMEH digital marketing, apalagi klien yang bilang digital marketing itu hoax --> "Let it be their job to fix their own mindset"

Anda bisa bayangkan betapa susahnya Anda ketika harus menghadapi klien yang memiliki poor mindset tentang digital marketing.

Demikianlah sharing saya di postingan kali ini, semua yang saya sampaikan adalah berdasarkan pengalaman saya pribadi.

Semoga Anda mendapat manfaat dari sharing saya diatas. Terima kasih dan salam B2523Gi

Nov 27

Punya Website Keren, Tapi Omset Tiarap? Sepertinya Anda Tidak Mengerti Ini

By Riki Yohanes | Conversion

Hampir setiap saat saya ngobrol dengan orang - orang perihal digital marketing, selalu saja ada 1 topik ini yang menggelitik saya yaitu tentang WEBSITE.

Yang biasanya dialami oleh kebanyakan orang diluar sana adalah mereka saat ini sudah memiliki website, bahkan ada yang sudah beriklan dan iklannya diarahkan ke website tsb tapi tidak tahu kenapa ketika ditanya tentang hasilnya, mayoritas dari mereka bilang iklannya akhirnya distop karena sedikit / bahkan tidak ada yang beli produk yang ditawarkan di website tsb alias RUGI.

Lucunya mereka juga bilang bahwa alasannya gak ada penjualan karena ngiklan di facebook / instagram itu jelek dan tidak efektif! Jadi disini mereka cenderung "menyalahkan" tempat beriklannya, seperti facebook / instagram.

Apakah anda mengalami hal seperti diatas? klo IYA, maka bisa jadi postingan ini akan membuat mata anda MELEK dan menyadari makna dan fakta sejujurnya dari website yang 'BENAR'!

Sesungguhnya sudah lama saya ingin bahas tentang topik ini (WEBSITE) tapi baru saat ini saya terdorong untuk menjelaskannya secara detail karena 2 hal berikut, yaitu:

1. Karena ternyata banyak sekali orang diluar sana yang belum mengerti POTENSI DAHSYAT sesungguhnya dari memiliki sebuah website dan memiliki persepsi yang keliru, sehingga tentu saja dengan persepsi keliru maka hasilnya tidak ada

2. Karena saya kenal 1 orang praktisi yang memiliki pengalaman panjang dan dedikasi dalam membuat sebuah website yang "BENAR - BENAR MENGHASILKAN" sehingga ada kemungkinan postingan ini dapat membantu anda untuk lebih memahami digital marketing, terutama dalam hal menciptakan "Website Yang Menghasilkan"

Ketika anda saat ini sudah punya website, lalu beriklan tapi hasilnya boncos / rugi dan kemudian memutuskan untuk menutup website anda, maka sesungguhnya anda sudah keliru besar.

Mengapa? karena justru website lah yang menjadi salah satu penentu utama / faktor terpenting yang menentukan apakah bisnis anda berkembang pesat (sukses) atau tidaknya.

Yes, anda tidak salah baca. Apa yang saya katakan diatas 100% benar adanya dan saya akan jelaskan alasannya sekarang juga

Anda perlu sadari bahwa setiap customer kita pada awalnya adalah seorang pengunjung yang tidak mengetahui kita, kemudian sedang searching / melihat iklan kita dan karena tertarik dan atau butuh, maka si pengunjung tadi klik iklan kita (atau bisa juga tau kita secara organik) dan diarahkan ke tempat kita di online dimana bisa berupa fb, ig, youtube channel, toko di marketplace dan juga website tentunya (saat ini kita fokus bahas website karena website memiliki benefit dan fitur yang paling powerful ketimbang lainnya, ketika anda mengerti konsep dan how to nya)

Nah.. setelah si orang tsb melihat- lihat produk kita, merasa oke maka singkat cerita dia memutuskan untuk membeli produk kita dan jadilah dia customer kita

Flow sederhananya, seperti ini:
Pengunjung --> Website --> Customer

Artinya setiap customer kita pada awalnya adalah pengunjung saja yang kemudian Tahu (know), Suka (like) dan Percaya (trust) dengan kita sehingga mereka memutuskan membeli produk kita

Digital Marketing Law
"PEOPLE DO BUSINESS WITH PEOPLE THEY KNOW, LIKE & TRUST"

Oleh sebab itu kita wajib mengerti bahwa website yang anda miliki tsb sebenarnya memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan penting untuk mengubah pengunjung yang datang menjadi customer

Untuk sederhananya, saya seringkali berikan contoh dengan analogi "VENDING MACHINE"

Biasanya ketika kita gunakan vending machine, maka kita masukkan uang kedalam mesin tsb, misalkan 10rb dan kemudian vending machine tsb akan mengeluarkan 1 kaleng minuman kepada kita

Kurang lebih flow nya spt ini:
Input (uang) --> vending machine --> output (kaleng minum)

Intinya, tugas dari vending machine tsb adalah PASTI, yaitu mengubah uang kita menjadi kaleng minuman

Nah.. anggap vending machine itu adalah sebuah website, dimana tugas dari website ini juga sebenarnya sama dengan vending machine yaitu mengubah setiap pengunjung yang masuk ke website menjadi pembeli sehingga kita mendapatkan profit.

Pertanyaan saya adalah ketika anda telah memiliki sebuah vending machine yang memiliki kemampuan untuk mengubah pengunjung yang datang ke dalam vending machine tsb berubah menjadi pembeli maka berapa banyak biaya iklan yang berani anda keluarkan untuk datangkan pengunjung ke vending machine anda?

Jawabannya adalah pasti kita akan keluarkan biaya iklan sebanyak - banyaknya dan terus menerus, karena kita tahu bahwa setiap pengunjung yang datang ke vending machine kita akan diubah oleh vending machine kita menjadi pembeli dan mendatangkan profit untuk kita

HIGH CONVERTING WEBSITE
Mesin Yang Mengubah Pengunjung Menjadi Pembeli Terus Menerus

Disini tugas anda adalah menciptakan vending machine / website yang memiliki kapasitas mengubah sebanyak mungkin pengunjung yang datang, menjadi pembeli

Inilah fungsi sebuah website (vending machine) yang sangat penting yang sering saya istilahkan dengan nama High Converting Website (HCW) atau Website Yang Menghasilkan.

Jadi ketika anda baru memiliki sebuah website saja, maka itu masih jauh dari cukup karena sebuah website biasa saja tidak memiliki kemampuan mengubah pengunjung menjadi pembeli, akan tetapi website tersebut harus kita desain, rancang dan ubah menjadi High Converting Website (HCW) dan untuk menciptakan HCW diperlukan ilmu yang sangat detail dan mendalam.

"When everyone can build high converting website, then they should not have problem with selling the product"

Sehingga saya bisa katakan website dan HCW adalah 2 hal yang sangat berbeda!

Bicara tentang membuat website adalah 1 hal yang bicara tentang teknis

Bicara tentang membuat website yang indah adalah 1 hal lain yang bicara tentang desain yang menarik

Bicara tentang membuat website yang CONVERT / MENGHASILKAN adalah 1 hal lain lagi yang singkatnya merupakan kombinasi dari 3 hal utama, yaitu:
1. Psikologi Marketing
2. Perilaku konsumen online
3. Desain (video) yang powerful

Menciptakan sebuah high converting website sama seperti menciptakan sebuah mesin canggih dan powerful yang sanggup mencetak profit untuk anda secara terus menerus sehingga faktor HCW ini sangat krusial untuk keberhasilan bisnis online anda

Dan saya sering mengatakan bahwa HCW ini akan menjadi aset digital anda, dimana HCW akan memiliki nilai / value yang semakin hari akan semakin besar karena kemampuannya mengkonversi pengunjung menjadi pembeli

Salah satu keuntungan ketika kita memiliki HCW adalah anda bekerja satu kali membangun sebuah mesin canggih di awal untuk anda andalkan menghasilkan profit terus menerus untuk anda

HCW sama ibaratnya seperti aset properti yang anda sewakan, seperti rumah kontrakan, hotel, kost - kostan. Anda bangun properti nya satu kali diawal kemudian anda sewakan terus menerus untuk memberikan penghasilan untuk anda dan seiring waktu nilainya bertambah naik yang disebut dengan capital gain

Nah.. jadi klo di dunia offline, aset anda adalah properti maka di dunia online , aset digital anda adalah High Converting Website (bukan sekedar website saja yah!)

Lalu apakah betul anda hanya perlu satu kali membuat HCW di depan saja dan selebihnya dibiarkan saja sudah bs menghasilkan profit??

Jawabannya tidak semutlak itu. Benar bahwa anda akan lebih banyak effort membangunnya di awal - awal, tapi sama seperti properti yang harus terus dijaga dan direnovasi, maka HCW yang anda buat ini juga perlu anda rawat dan monitoring sehingga dipastikan kemampuannya menghasilkan profit tetap terjaga dan optimal.

But as time goes on, you will realize that having high converting website is your ultimate goal that you want to have in the future

Apakah anda sudah mulai menyadari pentingnya sebuah website yang konvert / high converting website??

Untuk anda yang baru mengetahui tentang konsep ini, atau masih penasaran untuk mengetahui lebih detail tentang high converting website, maka saya sarankan anda untuk membaca postingan saya selanjutnya disini
Nov 05

Nilai – Nilai Hidup Yang Saya Yakini, Dapatkan, Jalani & Terus Kumpulkan

By Riki Yohanes | Life

Setiap manusia menjalani kehidupan yang sangat unik dan berbeda satu diantara yang lain sejak lahir sampai saat ini.

Hal ini tentu membuat setiap orang memiliki nilai - nilai yang dipercaya, dianut dan dijalankan oleh seseorang, dan biasanya orang - orang yang memiliki nilai hidup yang sama, bergabung menjadi satu kesatuan akan membentuk sebuah team yang solid, kokoh dan berprestasi dalam hidup

Jadi hari ini saya ingin sharingkan beberapa nilai hidup yang selama ini saya pegang dan jalankan. 

Postingan ini juga akan terus diupdate ketika saya menemukan nilai - nilai hidup lainnya seiring dengan berjalannya waktu.

Saya sharingkan ini dengan harapan agar Anda yang membacanya mendapat gambaran yang lebih banyak tentang hidup dan juga merefleksikannya kepada diri Anda sendiri apakah nilai anda sama seperti saya? dan apabila berbeda, anda juga bisa renungkan mengapa anda meyakini hal tsb dan saya meyakininya sebagai suatu pendangan yang berbeda.

At the end, semuanya berujung pada sesuatu yang positif dan baik untuk semua ๐Ÿ™‚

Inilah nilai - nilai hidup saya:

- Saya tidak mengumpulkan dan menyerap sekedar informasi, tapi saya mengambil & menyerap informasi yang dapat membuat transformasi dalam hidup.

- Pagi hari setelah bangun dari tidur adalah saat paling efektif dan optimal untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan paling banyak energi dan fokus, sehingga semua kegiatan yang memerlukan effort besar, diprioritaskan pada pagi hari dan kemudian kegiatan yang lebih bersifat operasional dilakukan siang menjelang sore (Time priority & management).

- Pertahankan dan tingkatkan kualitas jasmani dan rohani. Jasmani: dengan cara menjaga tubuh agar tetap tampil segar bugar berenergi, yaitu olahraga di gym / berenang. Setelah olahraga, tubuh anda otomatis menjadi lebih bugar dan siap bekerja.

Rohani: dengan cara melakukan afirmasi berulang kali tentang pentingnya gratitude, dengan tujuan menetapkan state positif pada diri sendiri, karena gratitude dan fear tidak dapat muncul secara bersamaan.


- Mental  & Mindset seseorang itu berperan teramat penting. Ketika di sekeliling Anda adalah orang - orang yang memiliki mental dan mindset yang "rusak", maka sehebat apapun Anda... mereka tetap akan berprasangka "negatif" dan ragu akan kesuksesan yang Anda ingin raih, BAHKAN ketika Anda telah sukses sekalipun, orang - orang bermental dan memiliki mindset "rusak" ini tetap saja akan menyampaikan hal - hal negatif yang tidak supporting terhadap apa yang Anda lakukan (even when you already success, they will always keep put negative thought on you)

Oleh karena itu muncul quote bahwa "Anda adalah orang - orang disekeliling Anda".

Seberapa kerasnya Anda berusaha untuk sukses, akan tetapi ketika orang - orang  terdekat Anda bermental dan mindset "rusak", i guarantee you will be DROP!

----> Contoh kasus orang bermental "rusak":

Dalam hidup ini saya beberapa kali bertemu dengan orang - orang bermental "rusak", dan pada suatu kesempatan... dengan sengaja saya melakukan beberapa test dalam kurun waktu berbeda kepada 1 orang ini...

Dia bertanya - tanya tentang digital marketing, dan setelah saya jelaskan menyeluruh dan sangat jelas... dia sangat tertarik dan bertanya berapa harga saya untuk melakukan servis tsb? dan di kesempatan pertama waktu itu (sewaktu saya baru memulai bisnis) saya berikan dia harga cukup murah karena saya pikir juga nanti bisa menjadikan kesempatan ini sebagai portfolio saya di awal saya merintis usaha jasa ini, dan dia menolaknya karena dia ragu dengan skill saya.

3 tahun kemudian, usaha saya berkembang baik dan kami kembali bertemu. Saat itu dia tertarik lagi terhadap jasa saya dan kembali menanyakan hal yg serupa yaitu 'berapa harga jasa servis saya untuk digital marketing?' dan kali ini saya berikan dia harga yang 'lebih tinggi' karena saat itu usaha saya sudah berjalan baik dan banyak hal yang saya urus sekarang sehingga saya tidak lagi bisa charge harga murah seperti dulu...

Anda tahu apa yang dia katakan? "Wah... harganya tinggi ya, gak bisa lebih murah lagi?? kasih diskon lah bro..."

Anda bisa lihat bukan cara berpikir orang bermental "rusak"... dulu saya berikan harga murah dia tolak, dan sekarang saya kasih harga tinggi pun juga dia tolak padahal saya tahu persis dia membutuhkan jasa tsb dan bisnis dia akan terbang kalau dia menerapkan apa yang saya infokan tsb, saya optimis sekali.

Dan kalaupun akhirnya saya kurangkan harganya dan dia setuju, maka saya TIDAK akan bekerjasama dengan dia, 100% sure about it. Mengapa? karena ketika saya bekerjasama dengan orang bermental spt ini, maka saya hanya akan dapat lebih banyak susahnya daripada rejekinya... saya tidak bisa bayangkan bagaimana saya bisa bantu besarkan bisnis dia kalau sedikit - sedikit dia sll komplain bilang mahal dll.. (saya sudah bisa tahu karakter orang sejak berbicara dengan seseorang)

Anda bisa lihat bahwa sekali orang sudah bermental poor, chances are he will carry it forever in his life, unless he change!  Tapi jujur saja saya katakan jarang sekali orang yang bisa berubah, karena yang namanya karakter dan mental itu sudah ditanam dan dipupuk sejak kecil... So really be carefull with your mindset and mentality!


- โ€œBe careful the environment you choose, for it will shape you; be careful the friends you choose for you will become like them.โ€ โ€• W. Clement Stone

- What you focus on will expand. Apa yang anda fokuskan akan menjadi semakin besar dan penting, baik itu fokus ke masalah ataupun fokus ke solusi. Silahkan anda pilih ingin fokus kemana!

- Orang sukses memiliki kebiasaan menuntaskan apa yang sudah ia mulai. Orang gagal memiliki kebiasaan mulai, mulai dan mulai

- โ€œIceberg Theory of Successโ€

The โ€œIceberg Theory of Successโ€ helps us to realize that every famous or extraordinary successful person had to invest a lot of effort and work until this person achieved his goals.

Having this in mind we can avoid having too high expectations towards an outcome that we want to achieve, but it also allows us to be more persistent, as we can clarify ourselves that we have to do whatever it takes to succeed.

- Sangatlah lucu ketika ada seseorang yang tidak sukses dalam hidupnya, lalu memberikan nasehatnya kepada Anda dan Anda dengarkan.

Kemudian Anda selalu bertanya - tanya "Mengapa saya tidak sukses ??" It because you learn and take advice from wrong kind of person. Atau kalau bahasa jaman now nya adalah "loe Salah Gaul" <--- kata master corbuzier

- Saya harus sadari dan pahami sepenuhnya bahwa, untuk sebuah transformasi dapat terjadi itu dibutuhkan implementasi / praktek disertai waktu dan proses, sehingga implementasi itu wajib dan sangat penting untuk dilakukan secara konsisten.

- โ€œPeople donโ€™t care how much you know until they know how much you care.โ€ (Orang tidak peduli seberapa banyak Anda tahu sampai mereka tahu seberapa banyak Anda peduli).

- When you don't have proven process to sell, then you don't have proven process to scale

- The RIGHT mindset + The RIGHT skill set + The RIGHT Action = Guaranteed Success (Harus tahu rumusnya).

- Talk gets you nowhere, Action gets you everywhere. Are you a DOER or a TALKER?

- If your journey was not challenging, your destination could not be rewarded

- Ketika Anda tahu, akan tetapi Anda tidak melakukannya, maka itu berarti ANDA TIDAK TAHU.

- Kita harus tahu terlebih dahulu apa saja yang kemungkinan akan terjadi apabila kita melakukannya, dan manage ekspektasi tsb didalam pikiran kita terlebih dahulu sehingga ketika hal tsb sungguh terjadi, kita tidak akan terlalu kaget dan lebih dapat mengontrolnya karena sudah pernah diatur ekspektasinya di pikiran kita terlebih dahulu.

- Everyone want to eat, but not willing to hunt!

- Competition is not a bad thing, because competition challange you to be a better qualified person in this world

- The key to success in life and business is to ask to your self "how can i add more value to my customer better than my competitor?"

- If you DON'T LIVE it, you DON'T KNOW it. Kebanyakan orang bilang bahwa mereka tahu, tapi sebenarnya mereka tidak tahu apabila mereka tidak / belum menjalaninya

- If you are pretty damn good, then you are making a really good money.

- Your past don't have to dictate your future.

- You don't solve your financial problem by saving, you solve your financial problem by increasing your income.

- Making a six figure income is not difficult. It is different and it works.

- You can either make money or excuses.

"Your beliefs become your thoughts,
Your thoughts become your words,
Your words become your actions,
Your actions become your habits,
Your habits become your value,
Your value become your destiny" - Mahatma Gandhi

- Orang yang punya energi besar, biasanya akan punya income besar. 

- Success person is a high performance person who has high performance habit

- One person with a belief is equal to a force of 99 persons who only have interest.

- Bisnis itu harus diamati dan diperlakukan dengan tepat. Menjalani 1 bisnis dengan pendekatan A, kemudian gagal... maka kita harus coba lagi dengan pendekatan B. Kalau B gagal lagi, maka kita amati, koreksi dan coba lagi dengan pendekatan C,D,E dst sampai suatu saat (tergantung awareness level seseorang) kita melakukan pendekatan Y, maka bisnis itu berhasil

Bisnis itu mirip dengan analogi arah mata angin. Kita tahu arah mata angin itu ada banyak, saya sendiri tidak hafal semuanya, hehe.. nah... biasanya yang orang lakukan adalah dia hanya TAHU nya klo berbisnis itu arah mata angin (banyaknya mencoba) itu hanya ada 4, misalnya arah mata angin itu cuma taunya selatan, utara, barat dan timur, jadi dia coba 4x dan ketika gagal ya menyerah.

Padahal untuk 1 bisnis bisa sukses itu, arah mata anginnya masih ada 12 lagi arah mata angin (pendekatan) yang belum dicoba jalankan dengan melakukan pendekatan dari arah yang berbeda (sama seperti penjelasan saya diatas tentang pendekatan ABC etc...)

Pertanyaan saya ke Anda adalah "klo saat ini anda coba berbisnis dan gagal, sudah berapa mata angin yang anda lakukan ??"

- Problem kebanyakan orang itu adalah tidak tahu. Kalaupun akhirnya dia sudah tahu, belum tentu dia percaya.

Sudah tahu dan mungkin percaya, juga belum tentu dia mau melakukannya. Sudah melakukannya dan gagal, belum tentu dia mau mengulanginya.

Padahal... sukses itu didapatkan dengan menjalani seluruh proses tsb dengan konsistensi dan persistensi (RUMUS).

- Tampak luar (penampilan) Anda tidak mungkin mengungguli personal image dalam diri Anda.

- Segala sesuatu di dunia ini bersifat netral untuk kita yakini dan miliki, sehingga setiap hasil yang kita dapatkan berasal dari apa yang kita yakini dalam diri kita.

- Human is creature of habits.

- Tuhan adil dengan memberikan kita semua talenta sejak lahir dan kehendak bebas kepada setiap manusia untuk mengembangkan potensi diri yang telah Tuhan tanamkan.

- Sadari dan mengerti bahwa untuk menjadi sebuah pisau yang tajam, diperlukan waktu, proses, tenaga untuk mengasahnya sampai suatu waktu pisau tersebut menjadi sangat tajam dan sanggup membelah apapun juga.

- Makna dari istilah "Take Care Your Enemy"

*Cara berpikir manusia yang BELUM mengerti istilah diatas, pada umumnya adalah seperti dibawah ini:

Bukankah kita harus jadi orang yang sangat kuat agar bisa mengalahkan musuh tsb?

Ketika anda Takut, tidak percaya diri, maka yang anda pikirkan adalah anda berusaha cari cara menjadi kuat untuk mengalahkan musuh anda tsb


Akan tetapi, setelah anda menyadari apa yang bisa anda lakukan dengan senjata powerful yang Anda pegang di tangan Anda / Anda tau persis kapasitas hebat di dalam diri Anda, dan Anda tahu bahkan Anda bisa saja "mematikan" musuh Anda dengan senjata powerful Anda tsb,  maka Anda pasti akan jauh lebih berhati - hati (wiser) dalam menggunakannya

Seperti apabila kita analogikan dalam ilmu bela diri, saat anda tahu bahwa anda menguasai tinju / pukulan yang dapat mematikan orang tsb hanya dalam 5x pukulan, maka anda hanya akan memukulnya dengan tangan kanan anda sebanyak 2x saja sembari memegang kepalanya dengan tangan kiri anda sehingga anda MENJAGA dia agar kepalanya tidak jatuh ke lantai dan bisa berdarah sampai mati.

Ketika anda sudah memiliki self sufficient / self esteem yang baik dan anda tau kapasitas anda secara penuh, maka anda berpikir 2-5x kedepan dan menjadi tahu bahwa anda tidak perlu mengalahkan musuh anda tsb, dan yang perlu anda lakukan adalah menjaga orang tsb dan menuntunnya ke arah yang lebih baik lagi (kapasitas terbaik dari seorang manusia berkualitas).

- There is no reason for me to recieve your money when you don't get the value from me, coz i believe money is the way you appreciate other people value who already help you to become a better person.

- If someone can easily copy what you do, then you are not very good at what you do!

Okt 16

[PENGALAMAN] Ini Sepertinya Masalah – Masalahnya Anda Saat Berbisnis Di Online!

By Riki Yohanes | Life

Siang ini saya mendadak terpikirkan 1 topik menarik, sehingga saya sempatkan waktu untuk langsung menulisnya saja di website saya

Sesuai dengan  judulnya, silahkan anda baca apakah yang saya tuliskan dibawah ini tepat atau tidak untuk anda? apakah anda mengalami hal - hal seperti saya tuliskan?

Tentu setiap orang memiliki tingkatan masalah yang berbeda, tergantung di level mana anda saat ini dalam menekuni digital marketing, tapi pasti ada hal - hal yang relate dengan kondisi / persoalan anda saat ini apabila "ramalan" saya akurat hehe..

Apa saja tantangan yang anda hadapi ketika menekuni digital marketing?

- Keliatannya bisnis di online menjanjikan dan memiliki masa depan cerah, tapi belum tahu mau jualan apa karena belum punya produk atau belum mengenal dunia online secara keseluruhan / helicopter view

- Mengalami kendala ketika mempelajari materi tentang bikin website dan atau teknik beriklan di online karena materi yang terlalu bersifat teknis dan anda kurang bisa membaca data- data analisa dari hasil iklan anda

- Kebingungan karena terlalu banyak materi yang harus anda pelajari di online dan anda tidak tahu materi mana yang tepat / cocok diterapkan untuk model bisnis yang anda miliki saat ini

- Terpikir 1 ide bisnis di online yang bagus dan terkesan menjanjikan, tapi setelah dijalankan beberapa waktu tidak / belum menunjukkan adanya sinyal positif

- Sudah tahu mau bisnis apa, tapi bingung enaknya / baiknya mulai dari mana? biasanya anda akan start awal dengan membuka toko di tokopedia atau instagram karena itu yang terkesan 'paling mudah / familiar' untuk anda

- Sudah beriklan di facebook dan instagram selama 3-5 hari, dan orang yang liat website anda cukup banyak tapi kenapa belum juga ada terjadi penjualan

- Bingung menentukan berapa budget beriklan yang tepat perhari  / perbulannya, agar bisa jualan dan menghasilkan profit yang baik

- Sudah buka toko di marketplace, majang produk dan beriklan tapi belum ada / sepi penjualannya, dan bingung di bagian mananya yang salah

- Beli kursus online dan sudah coba mempraktekkan ilmu yang diajarkan tapi belum juga bisa menghasilkan sales yang signifikan. Jadi penasaran dan sedikit frustasi kenapa yang lain kelihatannya bisa jualan tapi anda koq tidak ada penjualan

- Tidak adanya pelatihan / kursus digital marketing yang sangat spesifik atau sangat sesuai dengan model bisnis yang anda miliki saat ini

- Sudah coba teknik kiri kanan macem - macem, pelajari berbagai online course berbayar, dan mulai ada penjualan tapi kurang nendang hasilnya

Apakah anda mengalami sebagian atau bahkan semua hal - hal diatas?
Apabila jawabannya IYA, maka anda tidak berbeda dengan saya 10 tahun yang lalu ketika baru memasuki dan mempelajari digital marketing

Lalu apa yang seharusnya anda lakukan untuk menyelesaikan persoalan diatas?

Tentu saja banyak hal yang harus anda benahi, akan tetapi saya akan berikan rekomendasi terbaik saya kepada anda sehingga anda tahu harus melakukan langkah apa yang tepat dan dengan demikian anda tidak membuang waktu lebih lama di online tanpa hasil yang signifikan

Rekomendasi saya kepada anda hanya ada 2 saja, yaitu:

1. Dunia online teramat luas sekali, jadi pastikan anda pahami dulu "medan perang" nya sebelum anda terjun berperang.

Jangan hanya karena melihat orang lain sukses dengan cara A (misal), kemudian anda yakin bahwa cara A itu tepat untuk anda juga.

Di dunia online, terlalu banyak informasi yang beredar tanpa dapat dipastikan kredibilitasnya sehingga ketika anda baru masuk ke online maka anda harus pelajari dulu dengan detail dan seksama dunianya

Model bisnis di online itu terlampau banyak, sehingga klo anda bermodalkan nekat coba - coba maka kemungkinan besar anda berujung frustasi sebelum bisa menghasilkan.

2. Carilah seorang mentor atau seseorang yang telah lebih dahulu terjun di dunia online.

Saya sendiri akui bahwa saya tidak akan survive klo saya waktu dulu tidak menemukan dan belajar dari beberapa orang yang sudah lebih dahulu masuk ke online

3 Tahun pertama saya memasuki dunia online, saya mengikuti berbagai pelatihan digital marketing berbayar yang lumayan mahal, dan saya pun juga mengajukan diri untuk menjadi asisten dalam pelatihan tsb setelah saya lulus menjadi peserta pelatihan tsb

Kenapa saya melakukan hal tsb? karena saya paham bahwa ilmu saya akan jauh lebih baik dan saya akan lebih cepat untuk mengerti dunia nya ketika saya mengikuti "guru" atau mentor yang sudah lebih dahulu terjun di dunia tsb

Dalam hal apapun sebenernya selalu berlaku prinsip yang sama. Contoh sederhananya adalah sekolah atau kuliah, dimana sebenarnya saat kita bersekolah itu kita sedang menimba ilmu dari orang yang sudah lebih tahu dari kita yang dinamakan guru / dosen

Dan tentu sama hal nya di dunia online... bahkan ketika kita belajar sembari praktek dan juga mengajari orang di saat bersamaan maka pengertian dan pemahaman kita seharusnya menjadi lebih baik dalam waktu yang lebih cepat

Semoga 2 rekomendasi saya bermanfaat membantu anda dalam perjalanan membangun bisnis online anda menuju sukses. Salam B 2523 GI 

Sep 21

Hanya Paham Bedanya 2 Tipe Produk Ini, Sanggup Membuat Profit Anda Melejit!

By Riki Yohanes | Conversion

Tepatnya dalam 1 minggu terakhir, saya banyak berbicara perihal judul diatas baik itu di dalam pembahasan di meeting internal dengan karyawan dan juga dengan partner bisnis saya, sehingga saya berpikir alangkah baiknya klo sy juga sharing disini untuk teman - teman semua

Jadi setelah banyak pekerjaan yang saya lakukan, saya menyadari dan menyimpulkan bahwa ternyata "produk"yang selama ini kita pasarkan itu dapat saya bagi menjadi 2 tipe (berdasarkan pengalaman pribadi saya) yang kemudian akan sangat berpengaruh terhadap profit kita, yakni:

1. Barang Komoditas
2. Project

*Apa yang saya sharingkan adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan istilah yang saya gunakan adalah istilah yang saya berikan sendiri ya gaes

Sebelum saya bahas masing - masing tipe dan karakteristiknya, saya ingin highlight dl perbedaan mendasarnya sehingga anda tahu titik beratnya ada dimana

Jadi yang membuat 2 tipe diatas sangat berbeda adalah karena unsur didalam produk nya

Setiap produk yang kita pasarkan itu pada dasarnya memiliki 2 unsur, yaitu:
- Unsur barang nya: keunggulan barang, spesifikasi dan fitur barang tsb
- Unsur jasa nya: pelayanan cs kita, jasa / keahlian / expertise kita

Dan ketika kita jualan produk, maka 2 unsur itu sll berperan secara bersamaan, akan tetapi persentase nya akan selalu ada salah satu unsur yang menonjol dan hal tsb membuat perbedaan yang signifikan perihal margin profit

Saya langsung berikan contohnya dengan masuk ke penjelasan masing2 tipe nya

1. Barang Komoditas
Adalah tipe produk yang umumnya kita jual karena lebih besar unsur barangnya, artinya kita bisa menjual barang karena spek / fungsi atau benefit dari produknya lebih berperan besar daripada unsur jasa nya

Contoh:
- Jual hand sanitiser, merk aaa (merk aaa sbg pengganti merk tertentu yang cukup dikenal)
- Jual aksesoris motor, merk aaa
- Jual helm, merk aaa
- Jual baja ringan perbatang, merk aaa
- Jual baju ready, merk aaa

Barang - barang dalam kategori ini yang pada umumnya kita pasarkan hari demi hari, terutama di dunia offline

Ketika anda perhatikan lebih jauh, banyak diantara kita memasarkan barang komoditas ini di dunia offline (sebelum ada nya internet dan online), dengan cara misalkan buka toko bangunan, buka toko sembako, buka toko aksesoris motor, toko sepatu dan lain sebagainya

Contoh konkrit:  kita buka toko bangunan, jualan baja ringan per batang untuk bangun atap rumah seharga 100rb per batang, dengan margin profit 15% dari harga jual yaitu profit sebesar 15rb per 1 batang baja ringan which is good and suitable with its condition at the time

Poinnya disini adalah kita tidak perlu memberikan penjelasan yang terlalu dalam tentang kegunaan alat ini karena umumnya orang yang mencari barang ini sudah tau kegunaan baja ringan ini, karena yang ditonjolkan di barang komoditas ini adalah fitur / spek barangnya spt anti karat dan ketebalannya, sehingga kita sbg pemasar hanya perlu menyediakannya saja stok barang ready nya dan memberikan info tentang spek barangnya saja

Akan berbeda cukup jauh dengan tipe produk ke 2 yang segera saya bahas ini

2. Project / Expertise / Jasa

Ketika kita menjual tipe produk kedua ini, maka kita sebagai pemasar lebih akan banyak berperan serta dalam sales / penjualan yang terjadi ketimbang barang komoditas diatas

Disini dibutuhkan expertise  / jasa / keahlian kita, agar kita bisa menghasilkan penjualan / sales terhadap produk yang kita jual, oleh karena itu saya namakan tipe produk ini adalah PROJECT

Contoh konkrit:
Kita kembali gunakan contoh baja ringan diatas, dimana klo tadi kita hanya jualan baja ringan nya saja, tapi ketika kita jualannya berupa project maka yang kita pasarkan ke customer bukan lah hanya baja ringan per batang, melainkan 1 paket lengkap berupa:

- Baja ringan itu sendiri (barang komoditas)
- Jasa perhitungan baja ringan untuk atap rumah anda berdasarkan skillset / rumus teknik bangunan yang tepat
- Jasa pemasangan baja ringan cepat, bergaransi dan ontime (profesional) + garansinya
- Jasa pengiriman baja ringan ke lokasi customer

Disini anda bisa lihat perbedaannya yang cukup mendasar, dimana ketika kita jualan project maka kita jualnya justru sebagian besar adalah expertise / jasa kita / keahlian kita, dan barang baja ringan itu sendiri hanya bagian dari project yang kita jual ke customer

Dan dapat dipastikan bahwa menjual PROJECT ini memiliki margin profit yang lebih sehat ketimbang barang komoditas saja (secara general)

Bukan berarti jualan barang komoditas tidak bisa punya margin sehat, tapi untuk bisa memiliki margin barang komoditas yang sehat, anda harus pastikan banyak hal yang meyakinkan anda agar barang komoditas yg anda jual tsb tidak banting - bantingan harga dengan barang komoditas serupa yang dijual oleh kompetitor anda

Lalu apakah saya menyarankan Anda untuk jualan project saja, ketimbang jualan barang komoditas?

Jawabannya adalah SANGAT TERGANTUNG passion, skill & fondasi hidup anda!

Kenapa jawabannya terkesan idealis sekali? hehe.. karena memang itu jawaban sesungguhnya yang bisa saya berikan dan saya akan kasih anda contoh konkrit nya agar anda bisa mengerti bahwa jawaban saya (passion, skill dan fondasi hidup) itu bukan sekedar lebai hehe..

Disini saya berikan 2 contoh konkrit yang sangat ekstrim (bedanya jauh) supaya kita sama2 bs langsung pahami bedanya.

Contoh 1:
Anda lulusan s1 teknil sipil dan setelah lulus anda banyak bergerak di bidang marketing & teknik bangunan.

Ortu anda adalah pengusaha toko bangunan yang sudah berdiri sejak anda masih kecil, berjualan macam2 barang bangunan, salah satunya baja ringan misalkan

Ortu anda sudah jualan baja ringan ckp lama dan dpt posisi sbg distributor eksklusif dari pabrikan. 

Nah.. anda setelah lulus kuliah, berniat bantu usaha ortu anda dan anda mengerti marketing dan skillset bangunan (ortu anda lulusan smu saja), maka anda disini dapat menggabungkan skillset s1 bangunan anda, passion marketing anda dan juga fondasi posisi distributor eksklusif ortu anda

Dengan demikian anda sekarang dpt memasarkan baja ringan dengan membuat paket PROJECT dimana didalamnya anda libatkan kemampuan / skillset anda untuk perhitungan baja ringan dan jasa pemasangan untuk atap bangunan ketika anda menjual ke customer

Bahkan ketika anda willing untuk pelajari ilmu digital marketing lagi, maka anda akan semakin maju 1 langkah didepan karena anda bisa memasarkan nya di online, TIDAK hanya pasarkan baja ringan (karena akan mudah dibanting harganya oleh kompatitor) tapi anda jualannya project seperti yang kita bahas, di online 

Jadi disini anda bisa lihat bahwa sales /omset / bahkan keberhasilan itu merupakan kombinasi  perpaduan dari banyak hal yang tergabung secara sinergis dan semua itu tentu membutuhkan proses waktu, so better use your time wisely

Contoh 2:
Anda adalah seorang lulusan dokter spesialis.

Anda dibekali modal untuk bisa menempuh pendidikan sampai jadi dokter spesialis, misalkan spesialis kandungan kebidanan / obgyn

Ini adalah contoh yang jelas sekali bahwa yang anda pasarkan termasuk dalam kategori project, yang artinya adalah dalam memasarkan produk anda, anda lebih banyak menjual apa yang menjadi skillset / passion dan keahlian anda, dimana klo di contoh ini adalah kemampuan anda mendiagnosa, membantu persalinan, menyembuhkan beberapa penyakit terkait bidang anda

Disini bahkan anda bs dikatakan tidak menjual barang komoditas secara langsung, dan produk anda ini tentu memiliki margin profit yang sehat apabila diamati dari sisi tsb

Tidak harus dokter untuk dijadikan contoh di tipe produk project ini, tapi anda juga banyak lihat contoh project lainnya di tipe ini, misalkan sbg konsultan keuangan, agency asuransi, konsultan HRD atau memasarkan apapun yang lebih membutuhkan skillset / expertise ketimbang barang komoditas nya

Di kategori kedua ini, barang komoditas bisa ada ataupun juga tidak perlu ada didalam barang jualan anda

Mis: di baja ringan, anda jualan barang komoditas yang dipadu dengan expertise anda, akan tetapi di profesi misal pengacara atau konsultan hampir tidak ada barang fisik / komoditas nya

Nah dari 2 contoh diatas, sy pikir sudah cukup jelas untuk membedakannya dan ini berhubungan dengan bagaimana cara anda mendefinisikan apa yang akan anda jual untuk jangka panjang

Hal ini menjadi penting, karena anda harus memastikan apa yang anda pasarkan ini bs terus menerus sustain atau bertahan bahkan berkembang sampai jangka panjang kedepan

Dan poin penting yang ingin saya highlight lagi adalah terdapat perbedaan yang cukup signifikan dalam ilmu digital marketing yang harus anda terapkan ketika anda memasarkan barang komoditas, atau anda ingin memasarkan expertise anda

Berdasarkan pengamatan saya berbicara dengan beberapa orang, saya melihat masih banyak yang belum mengerti prinsip ini dan juga tidak tahu cara / ilmu digital marketing yang tepat untuk memasarkan masing2 tipe jualan mereka ini

Saya tergerak untuk sharingkan hal - hal ini karena sejak saya lulus kuliah kedokteran di tahun 2009 sampai saat ini, saya menjalani cukup banyak (10 bidang / model bisnis berbeda) bidang usaha dengan banyak jatuh bangunnya dan darisana saya jatuh lebih tau dan peka untuk melihat model bisnis mana yang kmgkn akan relevant /  justru sebaliknya terutama dalam menghadapi masa depan digital ini

Semoga sharing ini bermanfaat dan terima kasih telah membacanya. Apabila ada komentar atau pertanyaan, anda bisa tulis di kolom komentar ya krn saya sll membacanya secara berkala. Terima kasih all, salam B 2523 GI

Jul 24

Banyak Yang Bilang Iklan Di TikTok Bagus, Tapi Jarang Yang Berani Bicara Hasil

By Riki Yohanes | Advertising

"Banyak Yang Gembar Gembor Iklan Di TikTok Bagus, Tapi Gak Ada Yang Berani Bicara Hasil Praktek"


Salah satu kunci keberhasilan berjualan online adalah ketika kita menemukan tempat beriklan yang tepat, sesuai dengan produk / jasa yang dimiliki

Dan tempat beriklan online yang saat ini masih banyak diandalkan oleh para pebisnis online adalah:
- facebook
- google
- instagram
- marketplace

,which is still good, karena pada prinsipnya adalah kita harus beriklan di tempat di online yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang, yang biasanya para marketer menyebut tempat tsb dengan istilah Traffic Source (TS) atau sumber tempat yang mendatangkan banyak pengunjung di online

Tapi perlu diketahui bahwa penting sekali bagi para pebisnis online atau para pengiklan online untuk selalu mencari TS baru yang potensial selain daripada TS yang sudah ada, dengan tujuan untuk memperluas kegiatan marketing online dan juga pastinya memperbesar omset bisnis online kita

Di dunia offline, TS itu bisa kita analogikan seperti sebuah mall, karena mall itu adalah tempat berkumpulnya banyak orang, sehingga orang yang berjualan di mall itu pasti laku dan dapat pembeli.

Nah.. untuk memperbesar omset, tentunya pebisnis offline akan membuka tokonya di mall lain lagi karena dengan membuka semakin banyak cabang toko di mall lainnya, maka omsetnya pun semakin besar karena mendapat traffic / omset dari setiap mall

Make sense ya? Untuk itu saat ini saya ingin tunjukkan 1 TS baru yang memiliki potensi yang sangat besar, dan saya tidak hanya akan berteori saja tentang TS satu ini tapi saya juga akan sharing pengalaman saya beriklan di TS ini

Nama TS yang saya maksudkan adalah TikTok, yaitu sebuah aplikasi mobile yang memungkinkan seseorang untuk membuat video berdurasi pendek (5  -15 detik) dimana sudah berdiri sejak.... dan saat ini sedang digemari oleh cukup banyak anak muda terutama generasi Z dan millenial yang ingin mengekspresikan dirinya melalui gerakan2 dance ala tiktok

Sebelum saya sharingkan pengalaman beriklan di TikTok, ada beberapa poin perihal tiktok yang mungkin bermanfaat untuk anda ketahui, seperti:

- Didirikan oleh perusahaan yang bernama ByteDance, dan telah diunduh sebanyak lebih dari 700 juta kali sepanjang tahun 2019.

- 66% pengguna di TikTok dihuni oleh remaja berusia 16-24 tahun.

Lalu.. muncul pertanyaan sesungguhnya, yaitu..
"Apakah Beriklan Di TikTok Itu PROFITABLE?

Uniknya adalah saya mulai mengenal & mempelajari tiktok justru di saat memasuki masa pandemi covid 19, sekitar awal Februari 2020, dan dengan pengertian yang secukupnya, saya coba testing beberapa iklan di TikTok

Dan tentu hasilnya bisa anda tebak? tentu harus ada lah yang namanya boncos2 / rugi, dan sembari berjalan kita sama - sama sembari belajar, anggap ajalah sembari bayar biaya kuliah gitu hehe..

Penting bagi para pebisnis online untuk memiliki mindset bahwa di awal2 beriklan itu, kita mengeluarkan budget iklan TIDAK langsung semata - mata untuk dapatkan profit tapi lebih kepada pembelajaran (saya juga pernah beberapa kali sharing hal ini di blog saya, sampai rugi ratusan juga pernah tanpa hasil yang signifikan)

MINDSET & MENTALITY ARE EVERYTHING

Singkat cerita, di bulan Februari saya menghabiskan biaya beriklan khusus di Tiktok sekitar 9 jutaan (seperti gambar terlampir) & belum bisa dikatakan ada hasil yang signifikan saat itu, tetapi perlahan mulai mengerti baik teori dicampur dengan prakteknya (tentunya juga karena support dari komunitas & partner yang saling support & ikut praktek, sehingga hasilnya bisa lebih cepat terlihat, ini penting sekali menurut saya)

*100% hasil pengalaman pribadi (NO TIPU - TIPU)

Apabila anda sudah pernah beriklan di facebook, maka seharusnya anda tidak akan terlalu kesulitan untuk mempelajari tiktok ads ini dikarenakan model dashboard iklannya / cara pasangnya mirip dengan facebook ads dan demikian pula konsep - konsep dalam beriklannya.

1 Hal yang saya perhatikan sangat penting untuk bisa berhasil di TikTok adalah sll secara konsisten melakukan testing produk yang akan diiklankan

Dari pengalaman saya, ketika kita memasarkan produk - produk dengan kriteria yang tepat dengan kebutuhan dan juga demografi para pengguna TS tsb maka hasilnya oke

Bukannya tidak bisa, tapi dari pengalaman saya agak sulit ya ketika anda hanya punya 1 produk dan anda "memaksakan" gimanapun juga harus jualan produk ini di tiktok sampai berhasil, karena target market & what they need is the most important thing in our mind to know

Awalnya memang banyak hal yang cukup membuat kami (saya dan teman - teman seperjuangan) bingung karena kami harus testing banyak faktor, mulai dari produknya, cara targetingnya, bikin gambar / video iklannya, bikin landing page nya dan juga teknik beriklannya

Perlahan tapi cukup pasti, mulai memperlihatkan hasil (SETELAH BAYAR BIAYA KULIAHNYA) dengan memberanikan diri untuk spending (mengeluarkan biaya iklan) di angka 60 juta pada bulan Juli 2020 ini (tepatnya dari tgl 1 - 25 Juli 2020) di satu akun iklan Tiktok

Oiya fyi tiap dari kami juga memiliki lebih dari 2 akun iklan tiktok, dengan tujuan untuk melakukan semacam split testing to see whats work best or not work at all (this is important factor too)

*100% hasil pengalaman pribadi (NO TIPU - TIPU)

Berdasarkan pengalaman saya dan teman - teman "berdarah - darah" melakukan uji coba di tiktok selama 5 bulan terakhir ini, kami yakin & percaya bahwa tiktok akan menjadi besar di kemudian hari bahkan bisa seperti facebook saat ini walaupun PR untuk membuat sistem periklanan tiktok ini masih teramat banyak dari pihak tiktoknya (that's life)


Keyakinan itulah yang membuat kami masuk dan testing beriklan di tiktok lebih awal (walau mungkin uda agak telat juga ya hehe..) karena kami selalu yakin bahwa siapa yang percaya, dan bisa melihat kedepan lebih jauh, dan berani terjun tentunya.. maka biasanya akan dapat hasil yg lebih baik

Kedepannya saya ingin bisa berbagi lebih banyak tentang tiktok ads ini sembari saya juga mempelajarinya tiap waktu dan praktek ๐Ÿ™‚ jadi semoga blog ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk setiap kita

Untuk yang ingin tanya2 tentang tiktok ads, bisa tinggalkan komentar di kolom comment dibawah postingan ini ya, nt secara berkala saya cek ๐Ÿ™‚ Trims dan salam B 2523 GI

Btw di blog ini, apa yang disharingkan itu NO TIPU - TIPU ya. Everything i share always based on real experience ๐Ÿ™‚

Apr 22

Seperti Ini Loh Fitur Targeting Saat Anda Beriklan Di Youtube!

By Riki Yohanes | Youtube

Saat ini youtube sedang jadi primadona karena 2 hal luar biasa yang dimiliki oleh platform ini

Pertama, adalah karena format pesan / konten yang disediakan oleh platform ini dimana kita semua dapat mengupload pesan / konten dalam Format Video tanpa batasan waktu dan berpotensi untuk dilihat oleh siapa saja di internet

Dan seperti yang kita ketahui, video adalah salah satu format pesan yang paling luar biasa saat ini, dibandingkan dengan teks, audio atau gambar saja karena konten yang ada di dalam video menggabungkan audio dan visual menjadi satu, sehingga pengalaman user dalam menerima konten juga lebih real, nyata dan terasa dampaknya ketimbang hanya teks, gambar atau audio

Kedua, youtube adalah mesin pencarian paling besar kedua setelah google saat ini dengan jumlah pengguna aktif yang mencapai 1 milyar perbulan dan sebanyak 400 jam video ditonton setiap harinya

Saya pribadi yakin dan optimis youtube akan menjadi semakin besar seiring dengan berjalannya waktu, yang didukung dengan provider internet yang menyediakan layanan internet yang semakin terjangkau dengan speed yang semakin tinggi dari hari ke hari.

Oleh karena itu saya mulai sempatkan waktu untuk mempelajari tentang youtube ini, salah satunya adalah dengan mengalokasikan budget iklan untuk beriklan di youtube

Nah... pada postingan ini, saya ingin fokus jelaskan tentang fitur - fitur targeting apa saja yang dapat anda gunakan / targetkan ketika anda pasang youtube ads / beriklan di youtube

Dengan mengetahui fitur - fitur targeting dari youtube ads, maka anda lebih paham apakah youtube ini memang sesuai untuk bisnis anda / tidak

Dibawah ini adalah fitur - fitur targeting yang akan anda setup saat beriklan di youtube

- Network
- Language
- Location
- Inventory Types and Labels
- Devices
- Ad Schedule
- People: Demographics, Audiences 
- Content: Keywords, Topics, Placements
- Video Ad


Fitur - fitur yang saya ketikkan diatas bukan semua fitur yang akan anda setup ketika beriklan di youtube, akan tetapi fitur - fitur diatas sudah mencakup sebagian besar fitur penting yang wajib anda ketahui

Oke, kita bahas satu persatu mulai dari fitur targeting pertama yaitu:

1. Network

Ada 3 opsi network yang dapat anda pilih, yaitu:
- Youtube search result
Ketika anda pilih ini, maka iklan anda akan munculnya di kotak pencarian youtube / youtube search result

Format video ads yang harus anda gunakan ketika anda pilih opsi ini adalah "discovery ads"

- Youtube videos
Opsi ini akan membuat iklan anda tampil di sela - sela video youtube, baik di awal, tengah atau akhir

- Video partners in display network
Youtube akan menampilkan iklan video anda di website - website rekanan google (google display network) yang menyediakan slot iklan video di website rekanan tsb

2. Language

Dengan memilih language ini, maka iklan anda akan diarahkan google untuk muncul kepada orang - orang (people) yang memiliki preference bahasa tsb, yang bisa dilihat dari beberapa indikator seperti settingan bahasa di google account orang tsb, dan kata - kata yang orang tsb ketikkan dalam bahasa apa.

Selain itu, google juga akan menampilkan iklan anda ke situs - situs (content) yang menggunakan bahasa seperti yang anda targetkan.

3. Location

Secara garis besar, anda dapat memilih salah satu diantara:
- Semua negara
- Indonesia
- Custom


Untuk pilihan terakhir yaitu "Custom", anda dapat langsung ketikkan lokasi yang ingin anda targetkan secara spesifik, misalkan kota kupang, atau surabaya

Anda juga dapat melakukan "exclude" atau tidak ingin mentargetkan lokasi tsb kedalam targeting iklan anda. 

Caranya adalah setelah anda ketik lokasinya, maka akan muncul opsi di sebelah kanan untuk anda "include" atau "exclude" lokasi tersebut.

Selain itu, terdapat juga fitur "advance search" dimana anda dapat memasukkan beberapa lokasi langsung secara bersamaan dengan copy paste lokasi yang sudah anda ketikkan terlebih dahulu

Dan juga di fitur advance ini, anda dapat memilih opsi "radius" dimana anda dapat langsung menentukan sebuah titik target iklan anda di dalam peta tanpa perlu ketikkan nama wilayah / kota (mirip seperti fitur gojek ketika anda menentukan destinasi / lokasi tujuan pickup dan juga pengiriman barang anda)

4. Inventory Types and Labels

Sederhananya fitur ini memberikan anda pilihan apakah iklan anda boleh ditampilkan ke jaringan iklan yang didalamnya  konten - konten yang "terlalu sensitif" (sex, kekerasan, omongan jorok / profanity) atau anda hanya ingin tampilkan iklan anda ke jaringan iklan yang tidak terdiri dari konten sensitif / minim konten sensitifnya

Terdapat 3 opsi yaitu:
- Expanded Inventory
Secara jangkauan, jaringan ini paling besar karena bisa dikatakan tidak terlalu membatasi.

Walaupun google sudah exclude konten - konten yang "terlalu sensitif" (Excessive profanity, Graphic sexual content and nudity, Graphic violence and serious injury), tapi konten - konten yang masih tergolong "sensitif" bisa masuk didalam kategori expanded inventory ini

Artinya Iklan anda mungkin saja muncul di konten yang "sensitif" ketika anda memilih Expanded Inventory

- Standard Inventory
Secara jangkauan, jaringan iklan ini lebih terbatas dari Expanded Inventory.

Mengapa jaringan Standard Inventory lebih terbatas? karena selain sudah exclude konten "terlalu sensitif" di Expanded Inventory, google juga membatasi lebih ketat lagi dengan cara exclude konten yang tergolong "sensitif" (Repeated strong profanity, Strong sexual content and discussions of sex, Violence either real or dramatized)

*Info: setingan default dari youtube nya adalah "Standard Inventory"

- Limited Inventory
Ini adalah inventory yang paling terbatas / memiliki jaringan iklan yang minim sekali konten sensitifnya

Di Limited Inventory, google sangat membatasi konten - kontennya (Moderate profanity Moderate sexually suggestive content) sehingga bisa dikatakan iklan anda tampil di konten - konten yang tidak berbau "sensitif" (walaupun tidak ada jaminan 100% untuk hal ini)

Konsekuensinya adalah jangkauan iklan anda akan sangat dibatasi, agar iklan anda hanya tampil di konten yang "aman" / tidak sensitif.

5. Devices

Ada 2 pilihan:
1. Show on all eligible devices (computers, mobile, tablet, and TV screen)
2. Set spesific targeting for devices

Apabila anda memilih yang kedua (Set spesific targeting for devices), maka anda bisa memilih salah satu atau salah dua dari pilihan berikut:
- Computers
- Mobile Phones
- Tablets
- TV Screens

Kemudian ada yang namanya advance search, dimana anda bisa atur / pilih detail dari 3 pilihan berikut:
- Operating Systems
* Android
* Blackberry
* IOS
dst...

- Device Models
* Android: acer, asus, samsung etc...
* IOS: iphone, ipad, etc...
* Windows phone
dst...

- Networks
* Wifi
* Axis, indosat, telkomsel, etc...

Device targeting ini menjadi penting untuk model bisnis tertentu

Saya berikan contoh, misalkan anda berjualan chasing iphone maka tentu saja anda ingin mentargetkan iklan anda hanya kepada device dan operating system berbasis IOS, dan exclude android

Youtube memberikan opsi tsb untuk anda. Sangat bermanfaat bukan

6. Ad Schedule
Anda bisa mengatur jadwal tayang iklan anda, bahkan sampai jalan 3x dalam 1 hari juga bisa.

Misalkan: anda ingin iklan berjalan hanya di jam 8-10 pagi, kmd stop dan jalan lagi di jam 12-1 siang, kmd stop dan baru berjalan lagi di jam 8-10 malam. Anda dapat melakukan hal tsb

Fitur ini menjadi bermanfaat ketika anda sudah tahu / memiliki histori waktu bahwa kebanyakan calon customer anda itu ternyata tanya - tanya / melakukan pembelian di waktu tertentu, misalkan banyak customer tanya - tanya dengan cs anda ternyata di jam 12 - 1 siang karena di jam tsb mereka pas lagi istirahat makan siang jadi punya waktu lebih luang untuk chat dengan cs anda.

Dalam kasus diatas, maka lebih baik bagi anda untuk beriklan hanya dari jam 11:30 sampai 1:30 siang misalkan saja.

Nah... untuk 3 fitur terakhir yaitu: people, content dan video ad akan saya lanjutkan di postingan selanjutnya ya

Semoga postingan ini dapat memberikan gambaran lebih jelas untuk anda yang berencana untuk beriklan di youtube dalam waktu dekat

x Logo: Shield Security
This Site Is Protected By
Shield Security